JEMBRANA, MediaBaliNews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana melakukan asesmen terhadap Sungai Ijo Gading yang mengalami pendangkalan di kawasan belakang Polres Jembrana, Kabupaten Jembrana, Selasa (11/11/2025).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengatakan, hasil asesmen menunjukkan bahwa pendangkalan terjadi akibat sedimentasi dan penyempitan daerah aliran sungai (DAS) karena timbunan tanah di beberapa titik.
“Hasil pengecekan di lapangan, memang terjadi pendangkalan di Sungai Ijo Gading, terutama di belakang Polres Jembrana. Kondisi ini berpotensi menyebabkan luapan air jika debit sungai meningkat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini perlu dilakukan normalisasi sungai sepanjang sekitar 200 meter di sisi barat ke jembatan Ijo Gading di Jalan Denpasar–Gilimanuk, serta sekitar 50 meter di kawasan Pangkung Lampah, Pendem, dari jembatan Jalan Pahlawan menuju aliran utama sungai.
“Kami akan koordinasikan lebih lanjut dengan penyedia alat berat, untuk memastikan medan sebelum pelaksanaan normalisasi dilakukan,” jelasnya.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya antisipasi banjir menjelang musim hujan, khususnya di wilayah perkotaan Jembrana.
“Tujuan utama kami adalah mencegah luapan air yang berpotensi mengganggu aktivitas di sekitar Polres dan pemukiman warga,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















