Monday, June 1, 2026
Monday, June 1, 2026

Dinas Kesehatan Jembrana Dapati Puluhan Kasus DBD Diawal Tahun 2025

JEMBRANA, MediaBaliNews – Dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana mencatat sebanyak puluhan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jembrana.

Menurut data yang didapat, kasus DBD yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti ini paling banyak ditemui di Kecamatan Mendoyo dengan total sebanyak 13 kasus.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, Dr. I Gede Ambara Putra mengatakan, untuk kasus DBD di Jembrana saat ini cukup tinggi dengan sebanyak 38 kasus.

“Kecamatan Melaya sebanyak 4 kasus, Kecamatan Negara sebanyak 9 kasus dan Kecamatan Jembrana sebanyak 12 kasus DBD, ” ungkapnya, Jumat (21/2/2025).

Sementara, untuk di Kecamatan Pekutatan saat ini masih belum ditemukan adanya kasus DBD. Walau demikian, pihaknya menghimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, dengan 2 bulan pertama ditahun sebelumnya, yakni di bulan Januari dan Februari 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana hanya mencatat sebanyak 30 kasus DBD.

Tentunya, bila dibandingkan dengan tahun 2025 ini terdapat peningkatan kasus DBD sebanyak 8 kasus. Angka tersebut tentunya dapat berubah mengingat saat ini belum berakhirnya bulan Februari 2025.

Karena hal tersebut, pihaknya menghimbau masyarakat agar selalu melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus, yakni Menguras, Menutup dan Mendaur ulang berbagai tempat yang memiliki potensi tempat berkembang biak nyamuk.

“Untuk masyarakat tetap waspada dengan perubahan cuaca dengan hujan lebih sering. Juga mobilitas masyarakat yang tinggi akan mempengaruhi jumlah kejadian sakit atau penularan virus dengue, ” pungkasnya. (gsn/mbn)

Baca Juga :  Seorang Kernet Truk Tewas di Pekutatan, Ini Penyebabnya
BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI