Friday, April 17, 2026
spot_img
Friday, April 17, 2026

Dipusatkan di Loloan Timur, Satu Abad NU Tumbuhkan Rasa Kekeluargaan di Jembrana

JEMBRANA, MediaBaliNews – Melalui peringatan satu abad Nahdhatul Ulama (NU) di Jembrana, Bali diharapkan bisa menumbuhkan nilai kekeluargaan bagi segenap warga NU di Bali pada umumnya, terkhusus di Kabupaten Jembrana.

“Hal ini bertujuan menumbuhkan rasa kekeluargaan dan nilai kekerabatan bagi warga NU,” kata Ketua Pimpinan Cabang NU Jembrana H. Arsyad, saat puncak peringatan satu abad NU yang dihadiri ribuan warga NU di Kelurahan Loloan Timur, Kabupaten Jembrana, Minggu (19/2).

Dengan tema Merawat Jagat Membangun Peradaban, kata dia, rangkaian kegiatan digelar selama tiga hari mulai Jumat (17/2) hingga puncak pada Minggu malam (19/2). Adapun rangakaian tersebut diantaranya Istigosah Kubro yang dilaksanakan di Masjid Baitul Qodim Loloan Timur, Jumat (17/2). Kemudian kegiatan Khotmil Qur’an yang dilaksanakan di Masjid Agung Baitul Qadim, pada Sabtu (18/2) serta Bazar dan Pentas Budaya.

“Sebelumnya Sabtu pagi juga digelar kirab 1 Abad NU yang dimulai dari Masjid Agung Baitul Qadim, diikuti ribuan warga, termasuk melibatkan siswa madrasah. Kirab dilepas langsung oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna,” ungkapnya.

Lanjutnya, acara puncak pada Minggu (19/2) malam menghadirkan penceramah dari Jakarta yakni KH. Adnan Anwar. Selain itu, gema yel yel dan orasi tentang NU yang disampaikan oleh Gus Rifqil Halim, antusias disambut ribuan warga NU Jembrana. “Masyarakat dan warga NU di Jembrana tumpah ruah di jalan,” ungkapnya.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada warga NU Jembrana, karena selama ini sudah menjaga kerukunan umat beragama. Sehingga Jembrana sudah menjadi contoh secara nasional dan khususnya di Bali. “Kita selalu kondusif dan menjaga menyama braya (menjaga persaudaraan),” katanya.

Baca Juga :  Jembrana Gelar Festival Olahraga Pendidikan (FOP) 2025: Dorong Karakter Unggul dan Lahirkan Atlet Muda

Menurutnya, kegiatan yang bertema Merawat Jagat, Membangun Peradaban, ini ada kesamaan dengan menuju Jembrana Emas Tahun 2026. Di tahun 2026 nanti, kata Tamba, Jembrana memiliki potensi besar untuk lebih maju, jika digarap dengan baik. Karena, secara geografis, memiliki potensi kekayaan alam melimpah.

“Mulai pertanian, perikanan, dan pariwisata. Belum lagi, potensi kekayaan seni dan budaya. Dengan bakal adanya jalan tol dan pembangunan sarana pendukung lainnya, maka optimistis, Jembrana akan maju,” jelasnya.

Untuk menyongsongnya, harus disiapkan dari sekarang. Mulai sumberdaya manusia dan potensi pendukung lainnya. Sehingga, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menargetkan, Jembrana Emas 2026.

“Saya punya cita cita di tahun 2026, kenapa saya sebagai bupati mencantumkan Jembrana emas. Karena Ini bukan milik segelintir orang, tetapi milik seluruh masyarakat Jembrana,” imbuhnya.

Dihadapan masyarakat khususnya kader NU, Bupati Tamba mendukung digelarnya peringatan 1 Abad NU di Jembrana. Ia berharap kegiatan tersebut berjalan dengan tertib dan lancar. “Jadikan momen ini sebagai pemersatu antar warga NU dan masyarakat Jembrana umumnya,” pungkasnya.

Hadir pula dalam peringatan tersebut Mustasyar PWNU Bali KH. Moh. Zaki Har, Ketua MUI Jembrana H. Tafsil LC, Kasubag Kemenag Jembrana H. Patahul Bari, jajaran Pengurus Syuriah PC NU, Ketua PC GP. Ansor Buleleng Abraham Karim, PHBI Masjid Agung Baitul Qadim H. Musadad Johar, dan anggota DPRD Jembrana Haji Muhamad Yunus, serta pimpinan Pondok Pesantren dan TPQ. (cak/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI