JEMBRANA, MediaBaliNews – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Senin (6/2/2023) malam mengakibatkan pohon tumbang di Banjar Katulampa, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Pohon jenis jati itu tumbang menimpa jaringan kabel listrik milik PLN hingga merobohkan salah satu pelinggih warga.
Hal tersebut dibenarkan oleh Ketut Wernata selaku pemilik pelinggih yang roboh. Ia menuturkan kejadian tersebut terjadi Senin malam (6/2) pada pukul 20.30 wita, dimana berawal dari matinya listrik dirumahnya dan terdengar suara sesuatu terjatuh, lalu dirinya bergegas keluar rumah.
“Kejadiannya itu pukul 20.30 wita, pertama listrik dirumah saya padam dan terdengar suara sesuatu terjatuh lalu kemudian saya bergegas keluar rumah dimana kabel rumah saya terputus dan masih dialirin listrik los,” kata Wernata saat ditemui dirumahnya, Selasa (7/2).
Kemudian, kata dia, setelah dicek, didapati pohon tumbang disebelah utara rumahnya berjarak sekitar 100 meter yang kemudian menimpa jaringan kabel milik PLN tersebut.
“Pohon jati yang tumbang itu, berada di bagian barat jalan dan posisi kabel melintang berada di timurnya. Tumbangnya pohon jati tersebut kearah timur menimpa kabel milik PLN itu, kemudia lepas sebanyak 5 tiang yang akhirnya merobohkan atap pelinggih dirumah saya. Perkiraan kerugian yang saya alami secara skala dan niskala sekitar Rp. 20.000.000 Juta Rupiah, ” tuturnya.
Sementara itu, Manager PLN Negara Putu Agus Cipta saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan dirinya masih berada di singaraja, namun pihaknya sudah meminta tolong rekannya untuk mengkonfirmasi dan masih belum dapat informasi.
“Jika memang seperti itu adanya, inikan bencana alam ya, dimana kita tidak berharap saudara di banjar Katulampa menerima musibah seperti ini, namun kita akan tetap lakukan komunikasi terhadap pemilik pelinggih tersebut. Untuk kabel sudah pasti akan di perbaiki dan nanti kita juga akan melakukan evaluasi dimana kedepannya hal yang sama tidak terjadi kembali, ” pungkasnya. (gsn/mbn)






















