JEMBRANA, MediaBaliNews – Jenazah I Made Berta Mahendra, peserta pemagangan luar negeri di Malaysia yang meninggal dunia telah tiba dirumah duka di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Kamis (29/1).
Menurut informasi, Made Berta ditemukan meninggal dunia di kamar asramanya pada Sabtu, 24 Januari 2026 lalu. Korban ditemukan dalam kondisi terbujur kaku dan diketahui merupakan anak laki-laki tunggal dalam keluarganya.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban baru menjalani sekitar empat bulan dari total enam bulan masa magang yang direncanakan. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh rekan sekamar korban asal Lombok sekitar pukul 00.00 waktu setempat, sepulangnya dari menjalani shift sore. Rekan korban terkejut saat mendapati Made Brata sudah tidak bernyawa di atas tempat tidur.
Kemudian setelah dilakukan proses pemulangan, jenazah Made Berta tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Kamis malam kemarin sekitar pukul 19.28 Wita.
Kepala Bidang P3T Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Jembrana, Agus Arimbawa mengatakan, setibanya di terminal kargo bandara, langsung dilakukan proses pengecekan dokumen serta pencabutan berkas administrasi oleh pihak terkait.
Dalam proses penjemputan jenazah, hadir perwakilan keluarga almarhum, I Ketut Suala, perwakilan lembaga yang memberangkatkan korban ke luar negeri, Made Pasek, Kepala Bidang P3T Disnaker Jembrana, serta perwakilan dari BP3MI Bali yang membantu proses administrasi di terminal kargo bandara.
“Serah terima jenazah dilaksanakan sekitar pukul 19.40 Wita oleh tim BP3MI Bali yang dipimpin Kadek Arnawa beserta tim kepada pihak keluarga,” ungkapnya.
Usai serah terima, jenazah langsung diberangkatkan menuju rumah duka di Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang. Setibanya di rumah duka, jenazah diserahkan kepada orang tua almarhum, yakni I Ketut Budiarta (61) selaku ayah dan Niluh Martini (56) selaku ibu, untuk selanjutnya menjalani prosesi adat sesuai tradisi setempat.
“Berangkatkan menuju rumah duka sekitar pukul 19.40 Wita dan tiba di lokasi pada pukul 21.45 Wita,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















