Thursday, January 15, 2026
Thursday, January 15, 2026

Lomba Ogoh-Ogoh Jelang Nyepi, STT Kebagian Dana Apresiasi 2,5 Juta

JEMBRANA, MediaBaliNews – Lomba ogoh-ogoh jelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945 bulan Maret mendatang, menjadi spesial dari sebelumnya. Pasalnya, selain bisa dirayakan tanpa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pasca pandemi, dana apresiasi pembuatan ogoh-ogoh yang diterima Sekeha Truna Truni (STT) ditingkatkan sebesar 2,5 juta, dari sebelumnya 1 juta.

“STT bertambah, anggarannya pun kami tambah. Sebelumnya hanya 1 juta masing masing STT, sekarang 2,5 juta,” kata Bupati Jembrana I Nengah Tamba, saat menyerahkan dana apresiasi secara simbolis kepada perwakilan masing-masing STT di Wantilan Pura Jagat Natha, Jumat (20/1/2023).

Tamba mengatakan, dana apresiasi ini merupakan wujud rasa penghormatan kepada nilai-nilai seni dan budaya yang ada di Kabupaten Jembrana sendiri. Disamping juga merupakan bagian dari penghargaan simbul-simbul anak muda yang mengerti tentang budaya.

Karena itu, kata dia, saat mengerjakan ogoh-ogoh tidak hanya sekedar membuat. Namun, bagian narasi dari hari raya Nyepi, sehingga bisa lebih dimengerti dan bermakna. “Justru ogoh-ogoh ini merupakan bagian dari hari raya nyepi bukan sebaliknya,” tegasnya.

Bupati asal Desa Kaliakah ini juga menyampaikan, pihaknya akan mengatur kembali bagaimana sistem pelaksanaan pengarakan ataupun parade ogoh-ogoh nantinya. Mengingat situasi tahun ini sudah terbebas dari virus Covid-19, serta pemberlakuan PPKM, namun tetap menjaga situasi aman dan kondusif.

“Nantinya akan kita atur, karena kita saat ini sudah terbebas dari covid sepertinya akan kita atur. Yang di maksud diatur itu bukan penekanan covidnya, namun rute kenyamanan dan keamanannya,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara menjelaskan, saat ini jumlah STT yang ada di Jembrana sebanyak 284 STT. Dari jumlah tersebut kemungkinan besar semua akan ikut berpartisipasi dalam lomba dan parade ogoh-ogoh. “Pemkab Jembrana sendiri menggelontorkan anggaran sekitar Rp. 873 juta rupiah untuk penyelenggaraan lomba keseluruhan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tekan Kasus Kekerasan pada Anak dan Prempuan, UPTD PPA Jembrana Gelar Sosialisasi di Sekolah

Dari jumlah STT tersebut, kata dia, masing-masing peserta lomba atau yang sudah mendaftarkan diri ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan memperoleh dana apresiasi Rp 2,5 Juta. Sehingga jika ditotal anggaran yang akan disalurkan sebesar Rp710 juta.

Sebanyak 15 peserta atau ogoh ogoh yang terpilih di 5 kecamatan, yang selanjutnya akan mengikuti parade yang rencananya digelar di perempatan jalan Sudirman atau Catus Pata. Dari 15 peserta yang terpilih tersebut juga menerima kembali dana apresiasi sebesar 7 juta rupiah.

“Masing-masing kecamatan dicari 3 besar. Sebanyak Rp. 105 juta rupiah disalurkan ke 15 peserta parade nantinya. Pemerintah juga menyiapkan anggaran senilai Rp. 58 juta untuk 5 pemenang.

Untuk hadiah, kata Sapta Negara, juara I memperoleh Rp 20 Juta, juara II memperoleh Rp 15 Juta, juara III memperoleh Rp 10 Juta, harapan I memperoleh Rp 8 Juta dan harapan II atau juara 5 memperoleh dana apresiasi Rp 5 Juta.

“Kemudian untuk Juara I, II, dan III nanti berhak mewakili Jembrana di lomba tingkat Provinsi. Mereka nantinya juga bakal mendapat dana apresiasi dari Pemprov Bali,” jelasnya.

Terkait sistem penilaian, lanjutnya, seluruh peserta akan dinilai sejak dari proses pembuatan ogoh-ogoh di masing-masing wilayah. Tim penilai akan melihat semua kriteria yang ada dalam kreativitas seni para sekaa truna, terutama saat penilaian tersebut proses penggarapan sudah 80 persen. (cak/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI