Tuesday, July 28, 2026
Tuesday, July 28, 2026

Merasa Tak Terima, Ibu Korban Laporkan Pengemudi Pikap Yang Menabrak Balita 4 Tahun Diarea SPBU Pulukan

JEMBRANA, MediaBaliNews – Sempat mediasi di kantor Desa namun tak temui titik terang, orang tua korban laporkan Sopir pikap ke Polsek Pekutatan dalam dugaan kelalaian yang menyebabkan anaknya yang masih balita tertabrak hingga terlindas di area SPBU Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pekutatan, Kompol I Wayan Suastika membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (5/12) lalu sekitar pukul 07.30 Wita.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat korban MFA (4) diajak oleh ibunya, Nur Inten (38) untuk membeli BBM jenis pertalite di SPBU Pulukan.

Kemudian, ketika akan naik sepeda motor, korban kembali turun dan berlari hingga terlepas dari pantauan ibunya. Naasnya, dari arah belakang datang kendaraan GranMax hitam yang dikemudikan oleh terlapor I Ketut Yudiana (30) asal Desa Pulukan, Pekutatan.

“Terlapor lantas menabrak tubuh korban di area SPBU hingga jatuh dengan posisi tengadah dan korban sempat terlindas pada bagian paha, ” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Selasa (12/12).

Atas kejadian tersebut, korban lantas dibawa ke Puskesmas Pekutatan. Pada saat itu, pihak Puskesmas menyarankan untuk melakukan pengecekan lebih lanjut ke RS Bunda Negara.

Kemudian, dari hasil pemeriksaan, ia menerangkan bahwa korban tidak ada mengalami patah tulang, korban hanya mengalami luka lecet pada bagian lutut kanan dan kondisi terakhir korban belum bisa jalan dan duduk.

“Adapun upaya terlapor sempat mengantar korban ke Rumah Sakit bersama orang tua korban dan membayar biaya pemeriksaan, ” terang Kapolsek Suastika.

Kapolsek Suastika mengatakan, sebelumnya keluarga korban dan terlapor sempat melakukan mediasi di Desa, namun pada sat itu keluarga korban dan pelapor tidak menemui titik terang.

Baca Juga :  Seorang Warga Denpasar Selamat Usai Terjatuh Dari Tebing Setinggi 7 Meter di Pantai Green Ball Ungasan

Kemudian, ia mengatakan bahwa orang tua korban melaporkan kejadian tersubut karena orang tua korban berharap terlapor dapat menanggung semua biaya pengobatan anaknya.

“Infonya terlapor sudah membantu saat pengobatan pertama waktu tanggal 5 itu, tapi orang tua korban minta dibantu sampai anaknya sembuh, nanti kita mediasi di Polsek lagi, ” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI