Monday, June 1, 2026
Monday, June 1, 2026

Merasa Tak Terima!, Seniman Jegog Beri Kecam Sebuah Komentar Yang Merendahkan Kesenian Jegog

JEMBRANA, MediaBaliNews – Setelah munculnya sebuah komentar yang seakan “meremehkan” kesenian Jegog di media sosial yang mengakibatkan sejumlah seniman Jegog di Kabupaten Jembrana merasa kecewa.

Seperti yang diketahui umum, kesenian jegog merupakan salah satu kesenian yang sudah tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda dan menjadi kesenian khas Kabupaten Jembrana.

Namun, sayangnya, terdapat sebuah komentar disosmed yang membuat para seniman jegog merasa sakit sakit. Bahkan mirisnya, yang melontarkan sebuah komentar tersebut ternyata dari akun yang menggunakan nama kontestan hajatan politik di Jembrana.

Seperti yang dirasakan salah satu pelaku Jegog di Mendoyo Dauh Tukad, I Ketut Monoartha. Ia mengaku merasa oleh komentar yang tidak bertanggung jawab terkait Jegog. Ia membaca komentar bahwa “Jegog sudah tidak ada faidahnya, untuk apa dipertahankan”, adalah sangat tidak bertanggungjawab.

“Kami seniman paling tidak senang, politik jangan sampai seperti itu (komentar). Siapapun yang bicara dibalik layar itu tindakan yang tidak bertanggungjawab. Tidak menghargai leluhur, ” ungkapnya, Senin (18/11/2024).

Sesepuh Sekaa Jegog Tingklik Giri Swara Mendoyo Dauh Tukad ini sepakat akan merapatkan bersama dengan sesepuh dan seniman Jegog yang lain untuk mengambil sikap.

Kemudiam, terkait apa yang mereka lakukan selama ini untuk melestarikan seni tradisi Jembrana, akan terus dilakukan meski diremehkan. Menurutnya saat ini tercatat ada 141 Sekaa tingklik dan 82 sekaa Jegog. (gsn/mbn)

Baca Juga :  Warga Tegal Badeng Barat Tolak Pembangunan Pabrik Limbah B3
BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI