JEMBRANA, MediaBaliNews – Harga kebutuhan pokok pasca Lebaran dan menjelang Hari Raya Galungan di Pasar Umum Negara, Kabupaten Jembrana alami penurunan.
Dari pantuan, sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Umum Negara alami penurunan harga, beberapa diantaranya bahkan tidak ada perubahan harga pasca Lebaran kemarin.
Salah satu pedagang, Ni Ketut Asih mengatakan, harga beberapa kebutuhan pokok saat ini mengalami penurunan.
Dimana, kata Ketut Asih, harga cabai saat ini Rp. 100 Ribu perkilogram yang sebelumnya seharga Rp. 130 Ribu perkilogram pada saat Lebaran kemarin. Harga tersebut mengalami penurunan sebesar Rp. 30 Ribu, namun harganya masih relatif mahal.
Selain itu, harga cabai besar saat ini juga mengalami penurunan. Saat ini, dirinya menjual cabai besar Rp. 45 Ribu yang sebelumnya sempat seharga Rp. 60 Ribu perkilogram. Serta tomat yang saat lebaran seharga Rp. 12 Ribu kini turun menjadi Rp. 10 Ribu perkilogramnya.
Sedangkan, menurut Ketut Asih, harga minyak goreng, telur ayam, gula pasir, bawang merah, bawang putih, hingga beras saat ini masih dalam kondisi stabil.
“Tidak ada harga naik seheboh waktu lebaran kemarin, ” ungkapnya.
Hal tersebut berbanding terbalik dengan harga sarana persembahyangan umat Hindu jelang Hari Raya Galungan di Pasar Umum Negara saat ini mengalami kenaikan harga.
Seperti yang diungkapkan, I Ketut Darmawi (55) salah seorang pedagang sarana persembahyangan di Pasar Umum Negara mengatakan, sarana persembahyangan yang sering dicari pada saat Hari Raya Galungan adalah daksina.
Dimana, saat ini dirinya menjual daksina dengan harga Rp. 27 Ribu bahkan dikala waktu tertentu mencapai Rp. 30 Ribu. Sedangkan, harga canang gantal seharga Rp. 10 Ribu untuk pertiga buah.
“Sekarang susah cari kelapa karena belum musimnya, saat ini harga kelapa Rp. 8 Ribu perbiji, ” pungkasnya. (gsn/mbn)






















