Thursday, April 16, 2026
spot_img
Thursday, April 16, 2026

Pastikan Anggotanya Tak Terjerumus Judol dan Pinjol, Dandim Jembrana Siapkan Sanksi Tegas

JEMBRANA, MediaBaliNews – Pastikan anggotanya tidak terjerumus dalam judi online (Judol) dan pijaman online (Pinjol), Kodim 1617/Jembrana siapkan sanksi tegas perajuritnya yang terjerumus Judol dan Pinjol.

Diketahui, saat ini pijaman online dan judi online cukup marak terjadi di lingkungan masyarakat. Hal tersebut kemungkinan terjadi lantaran adanya desaknya ekonomi.

Agar tak perjuritnya terpengaruh, Komandan Kodim 1617/Jembrana, Letkol Inf M. Adriansyah menegaskan, bagi prajurit yang terbukti terlibat judi online dan pinjol, sanksi tegas akan diberikan.

“Tidak hanya teguran atau hukuman fisik, tetapi juga ada pasalnya dan dikenai hukuman perdata. Ini merupakan sanksi kepada prajurit sebagai efek jera,” ungkapnya saat acara tatap muka bersama media di Aula Kodim 1617/Jembrana, Jumat (14/6).

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan, sanksi yang diberikan beragam, mulai dari dimasukkan sel, penundaan pangkat, hingga pemotongan tunjangan kerja.

“Semua itu tujuannya agar para prajurit bisa menjauhi judi online dan pinjol yang saat ini sangat meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Lebih jelasnya Adriansyah mengatakan, sebagai upaya untuk meningkatkan penghasilan prajurit di luar gaji, pihaknya juga memberikan pelatihan keterampilan seperti bertani dan bercocok tanam.

“Harapannya, dengan penghasilan tambahan ini, prajurit tidak lagi tergoda untuk judi online dan pinjol,” jelasnya.

Menurutnya, judi online dan pijaman online ini harus diberantas. Lantaran, hal tersebut merupakan sebuah penyakit yang harus diberantas.

Ia mengaku, tidak sedikit prajurit yang terjerat judi online, kemungkinan besar karena faktor lingkungan. Hal ini tidak hanya terjadi di Jembrana, tetapi juga di seluruh Indonesia.

“Selama ini jajaran kodim 1617 Jembrana saya belum temukan anggota ada yang bermain judi online dan terjerat pinjol,” terangnya.

Adriansyah melanjutkan, pihaknya terus menggencarkan upaya pencegahan dan pemberantasan judi online, salah satunya dengan memberikan penekanan kepada anggota, terutama setelah apel dan upacara.

Baca Juga :  Lakukan Aksi Penjambretan Dengan Mengendarai Motor Hasil Curian, Pria Asal Jatim Dibekuk Polisi

“Kami selalu mengingatkan anggota tentang bahaya judi online, termasuk akibat fatal seperti kehilangan nyawa karena menghabiskan banyak uang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Letkol Adriansyah menjelaskan strategi lain yang dilakukan, yaitu dengan memantau struk gaji dan berkoordinasi dengan pihak bank.

“Setiap transaksi judi online pasti menggunakan rekening. Rekening itulah yang kita pantau. Kami dan pihak bank juga sudah melakukan sosialisasi kepada prajurit tentang cara mengontrol pengeluaran gaji dan uang tunjangan,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI