JEMBRANA, MediaBaliNews – Kebakaran yang menghanguskan atap Gedong Pura Pungut Sari, Banjar Tengah, Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana, diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di area sekitar pura, Minggu (8/2).
Kasat Pol PP Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kebakaran bermula dari sisa api pembakaran sampah yang dilakukan oleh mangku pura.
“Penyebab kebakaran berasal dari pembakaran sampah di sebelah timur pura. Api diduga belum sepenuhnya padam dan kemudian merembet ke atap Gedong Pura,” ungkapnya, Senin (9/2/2026).
Lebih lanjut, kata Eko Susila, sekitar pukul 13.00 Wita Mangku Pura Pungut Sari, I Nengah Nara (75) melakukan kegiatan bersih-bersih sekaligus membakar sampah. Meski sempat dipastikan api telah padam, namun sisa bara api kembali menyala.
Kemudian sekitar pukul 15.30 Wita, saksi I Made Ardiana (51) melihat kobaran api muncul di atap Gedong Pura Pungut Sari. Saksi kemudian menghubungi I Kadek Agus Darma Putra, anggota Regu I Damkar, yang selanjutnya meneruskan laporan ke Mako Damkar Jembrana.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu III Pemadam Kebakaran Kabupaten Jembrana langsung menuju lokasi kejadian. Api sempat dipadamkan lebih awal menggunakan air dari sumur pura sebelum armada tiba, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan selama kurang lebih 30 menit.
Dalam proses pemadaman, Damkar Jembrana mengerahkan tiga unit armada, yakni Armada Silver, Armada Altora, dan Armada Hino Tembak, dengan total penggunaan air sekitar 3.000 liter. Waktu tempuh menuju lokasi kejadian sekitar 10 menit.
Beruntung tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, kerusakan terjadi pada bagian atap Gedong Pura Pungut Sari akibat kobaran api.
“Kami menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di lingkungan tempat ibadah dan permukiman padat, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















