Monday, June 1, 2026
Monday, June 1, 2026

Sambangi DPRD Jembrana, Paguyuban Pedagang Pasar Sampaikan Aspirasi

JEMBRANA, MediaBaliNews – Puluhan pedagang yang tergabung dalam Peguyuban Pedagang Pasar Umum Negara menyambangi kantor DPRD Kabupaten Jembrana guna menyampaikan aspirasi terkait rencana revitalisasi Pasar Umum Negara, Selasa (11/4).

Diterima Ketua DPRD Kabupaten Jembrana Ni Made Sri Sutharmi berserta jajaran, Ketua Peguyuban Sanji Merta Pasar Umum Negara I Gede Eka Sasthujana mengatakan hadir ke DPRD Jembrana bertujuan untuk menyampaikan aspirasi adanya revitalisasi Pasar Umum Negara oleh Pemkab Jembrana.

“Selama ini kita melihat revitalisasi pasar yang ada di Bali seperti di Gianyar, Singaraja semua yang berlantai hanya terkondisikan 1 lantai saja untuk di fungsikan berjualan, bahkan para pedagang akhirnya enggan untuk berjualan. Jangan jauh-jauh di Pasar Ijo Gading juga sama seperti itu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Pihaknya menerima terkait rencana revitalisasi ini, mengingat kondisi bangunan yang ada di pasar yang sudah lama itu perlu diperbaiki dan direvitalisasi.

“Keinginan para pedagang jangan dikondisikan supaya terlalu berlantai sampai lantai 3. Pedagang ada yang berjualan sembako berton-ton itu menyulitkan para pedagang berjualan,” ungkapnya.

Terkait rencana relokasi sementara, kata Eka Sasthujana, belum memperoleh informasi secara jelas dimana lokasi yang akan digunakan oleh para pedagang.

“Yang kami harapkan supaya tempat itu tidak menjadi suatu persengketaan baik itu terhadap lingkungan sekitar dan kami berjualan tetap nyaman itu yang kami harapkan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi menuturkan dari hasil diskusi bersama dengan Peguyuban Pedagang Pasar Umum Negara, Ia menangkap bahwab ternyata sampai saat ini para pegadang belum menerima adanya sosialisasi terkait revitalisasi pasar oleh Pemkab Jembrana.

“Karena belum mendapatkan sosialisasi, tentu akan terjadi berbagai macam pendapat sehingga membuat keraguan, sedikit merasa kekawatiran terkait dengan program yang akan dilakukan dalam revitalisasi pasar,” tuturnya.

Baca Juga :  Jelang KTT G20, Pintu Masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk Diperketat

Disamping itu, para pedagang sendiri sebenarnya tidak menolah revitalisasi pasar. Tetapi mereka berharap diajak duduk bersama, berbicara terkait model bangunannya nanti.

“Mereka membandingkan pasar modern yang dibangun di kabupaten lain, menurut mereka ketika seperti itu dibuat pasar akan menjadi sepi,” ucap politisi asal Desa Yehembang tersebut.

Dari hasil pertemuan ini, sebut Sri Suthari akan menindaklanjutinya dengan rapat-rapat kerja dengan OPD terkait.

“Kita nanti memanggil OPD terkait, apa yang sebenarnya terjadi dan seperti apakah model nanti, dan secara resmi lembaga juga belum pernah menerima atau mendapatkan gambaran model, bentuk dari revitalisasi pasar Negara ini,” ujarnya.

Terakhir, Pihaknya baru akan mempertemukan peguyuban dengan eksekutif setelah sudah semuanya jelas.

“Kita ingin semua berjalan sesuai harapan. Harapan dari pemerintah Kabupaten Jembrana dalam revitalisasi pasar ini adalah untuk meningkatkan perekonomian untuk meningkatkan perputaran ekonomi jembrana dengan membangun sebuah pasar yang bersih dan modern,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI