Thursday, May 28, 2026
Thursday, May 28, 2026

Syok Lantaran Jadi Korban Pencabulan Seorang Lansia, Bocah 12 Tahun Dapatkan Pendampingan PPA

JEMBRANA, MediaBaliNews – Bocah berusia 12 tahun kini mengalami guncangan psikologis (syok) pasca menjadi korban pencabulan seorang kakek berusia 60 tahun di Jembrana.

Menurut keterangan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Jembrana, Ida Ayu Sri Utami Dewi mengaku sudah sempat menemui korban dan keluarga korban.

Ia menjelaskan, saat ditemui korban di rumahnya di Kecamatan Negara, terlihat sehat secara fisik dan saat korban di ajak berkomunikasi korban bisa menanggapi dengan baik.

“Kondisi si anak secara fisik sehat, komunikasi juga baik cuma secara psikis dia masih shock,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Kamis (7/9).

Karena kejadian tersebut, saat ini korban masih dalam pendampingan PPA hingga waktu yang belum ditentukan. “Rencana minggu depan akan dilakukan konseling oleh psikolog, ” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, ia menjelaskan bahwa keluarga korban juga syok mengetahui anaknya menjadi korban pencabulan, yang dimana pelakunya merupakan tetangga korban sendiri. “Kalau dari keluarga korban juga syok, namun menyerahkan proses kepada pihak kepolisian, ” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang kakek berusia 60 tahun di Jembrana diduga tega mencabuli seorang bocah berusia 12 tahun, yang bukan lain adalah tetangganya sendiri.

Kejadian tersebut terjadi pada 29 Agustus 2023, atas kejadian tersebut pihak kepolisian Polres Jembrana bergerak cepat untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku dan dilakukan pemeriksaan, apabila terbukti maka akan dilakukan penahanan. (gsn/mbn)

Baca Juga :  Komisi II DPRD Jembrana Bahas Percepatan Perhutanan Sosial Terintegrasi Lewat Konsep IAD
BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI