Friday, August 7, 2026
Friday, August 7, 2026

Tabrakan Fatal di Jantung Kota Denpasar, Pengendara Vario Tewas Seketika

DENPASAR, MediaBaliNews – Sebuah insiden lalu lintas memilukan terjadi Sabtu dini hari di Denpasar. Dua sepeda motor terlibat tabrakan hebat di persimpangan Jalan Diponegoro-Jalan Teuku Umar. Kecelakaan ini merenggut nyawa satu pengendara dan melukai tiga lainnya.

“Kejadian ini sangat disayangkan. Satu korban meninggal di tempat kejadian,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, Sabtu (26/7/2025).

Peristiwa tragis tersebut berlangsung pada 26 Juli 2025, sekitar pukul 04.45 Wita. Laporan mengenai kecelakaan ini segera diterima pihak kepolisian pada pukul 05.30 Wita. Petugas langsung meluncur ke lokasi kejadian.

“Kami langsung merespons laporan yang masuk. Tim sudah di lapangan untuk menangani,” jelas Sukadi.

Kecelakaan melibatkan Honda Vario dengan plat nomor DK 4763 CY dan Yamaha Fino berplat DK 2861 DT. Pengendara Vario, R H (44) dari Banyuwangi, tewas di lokasi.

“Pengendara Vario meninggal dunia di tempat. Korban berasal dari Banyuwangi,” kata Sukadi.

Pengendara Yamaha Fino, A D dari Kerobokan, mengalami patah tulang kaki kanan. Ia segera mendapat penanganan medis. Dua pembonceng Fino juga menderita luka ringan.

“Pengendara Fino patah kaki. Dua pembonceng lainnya juga terluka,” tuturnya.

Pembonceng pertama, A N dari Kerobokan, mengalami luka lecet pada kaki dan tangan kiri. Pembonceng kedua, M H dari Kerobokan, juga menderita luka lecet di wajah, kaki, dan tangan. Semua korban luka kini dalam perawatan.

“Dua pembonceng Fino juga terluka. Mereka sudah mendapat penanganan medis,” terangnya.

Kronologi menunjukkan Yamaha Fino bergerak dari barat ke timur. Kendaraan tersebut kemudian berbelok ke kiri menuju utara. Fino melaju pada jalurnya yang benar.

“Fino berjalan sesuai jalur. Berbelok ke kiri menuju utara,” ungkapnya.

Namun, Vario datang dari arah utara. Kendaraan tersebut melawan arus menuju selatan. Tabrakan tak terhindarkan saat kedua motor bertemu di persimpangan.

Baca Juga :  Kasus Mr. Terimakasih Naik Penyidikan, WNA Rusia Itu Terancam Pasal Berlapis Termasuk Pencucian Uang

“Vario melawan arus dari utara. Tabrakan terjadi di persimpangan itu,” ujar Sukadi.

Akibat insiden ini, satu korban meninggal dan tiga orang mengalami luka-luka. Kerugian materiil ditaksir mencapai satu juta rupiah. Polisi terus menyelidiki penyebab utama kecelakaan.

“Satu korban meninggal dunia, tiga lainnya luka. Kerugian materiil sekitar Rp1 juta,” jelasnya.

Selain itu, sebuah airsoft gun ditemukan di lokasi kejadian. Polisi masih mendalami kepemilikan benda tersebut. Korban yang terlibat kecelakaan belum dapat dimintai keterangan lengkap.

“Kami menemukan airsoft gun. Kepemilikannya masih kami selidiki karena yang bersangkutan masih sakit,” pungkas AKP I Ketut Sukadi. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI