Tuesday, June 2, 2026
Tuesday, June 2, 2026

Tim SAR Evakuasi Tiga Remaja, Tersesat di Gunung Batukaru

TABANAN, MediaBaliNews – Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan tiga orang pendaki tersesat di Gunung Batukaru. Regu penolong menjemput para penyintas melalui jalur hutan wilayah Desa Karyasari Kecamatan Pupuan. Operasi kemanusiaan berskala besar ini berlangsung sejak Jumat pagi hingga siang hari.

“Kami mengerahkan kekuatan penuh setelah menerima laporan darurat dari keluarga korban mengenai kondisi para pendaki,” ujar Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati pada Jumat, (29/5/2026).

Para petualang muda tersebut memulai aktivitas pendakian sejak Kamis pagi sekitar pukul 09.00 Wita. Mereka melewati rute pendakian resmi melalui kawasan Pura Petali Desa Jatiluwih Kecamatan Penebel. Ketiga remaja itu berniat turun menuju pos awal setelah mencapai puncak rimba tersebut.

“Rombongan pendaki mengalami disorientasi arah dan tersesat di tengah hutan belantara sekitar pukul 20.00 Wita,” katanya.

Pihak keluarga sempat menjalin komunikasi menggunakan telepon seluler meskipun terkendala hambatan sinyal buruk. Ibu Wati selaku perwakilan kerabat segera mengadukan musibah ini kepada posko penyelamatan daerah. Otoritas kepolisian langsung berkoordinasi dengan Badan Penyelamat untuk menyusun strategi pencarian taktis.

“Identitas para korban berumur belasan tahun meliputi seorang warga lokal dan dua warga negara asing asal Rusia,” jelasnya.

Aparat mengidentifikasi pendaki lokal tersebut sebagai remaja 17 tahun bernama I Made Mario Luca. Dua pendaki asing berumur 18 tahun masing-masing bernama Taisiya Chernosvitova Andreevna dan Nazar Krasnoruskii. Tim rescue gabungan langsung menggelar apel kesiapan guna mematangkan pembagian wilayah penyisiran.

“Sebanyak dua unit satuan tugas darat mulai mendaki dari titik awal Karyasari semenjak pukul 08.30 Wita,” tutur Putu Bayu memaparkan pergerakan personel.

Regu penyelamat pertama sukses mendeteksi keberadaan para korban pada pukul 11.10 Wita. Petugas menemukan ketiga penyintas sedang bertahan hidup pada area ketinggian 1899 meter di atas permukaan laut. Seluruh pendaki beruntung masih berada dalam kondisi kesehatan yang cukup aman serta selamat.

Baca Juga :  Seorang Buruh Tewas Tertimbun Tanah Proyek di Tabanan

“Tim lapangan langsung memberikan penanganan awal sebelum membimbing para korban untuk berjalan turun menuju posko,” imbuh Putu Bayu menceritakan proses evakuasi.

Rombongan penolong bersama para korban berhasil menembus vegetasi hutan yang rapat dengan sangat hati-hati. Seluruh elemen tim evakuasi akhirnya tiba di garis finis posko desa pada pukul 14.05 Wita. Petugas medis memeriksa kondisi fisik terakhir ketiga remaja tersebut sebelum mengizinkan mereka pulang.

“Aparat desa menyerahkan ketiga pendaki secara resmi kepada pihak keluarga yang sudah cemas menunggu di kantor desa,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI