Thursday, July 30, 2026
Thursday, July 30, 2026

Tragedi di Panjer, Pemuda Tewas Terbakar Usai Gagal Selamatkan Diri Saat Tidur

DENPASAR, MediaBaliNews – Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah tinggal di kawasan padat penduduk Panjer, Denpasar Selatan pada Kamis malam. Si jago merah mengamuk dengan cepat hingga mengakibatkan satu orang penghuni rumah tewas mengenaskan di lokasi kejadian. Korban bernama Gerson Mengidima (29) tidak mampu menyelamatkan diri karena terjebak api saat sedang tertidur pulas di lantai dua.

“Kami menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran rumah yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dengan luka bakar mencapai seratus persen,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Jumat, 9 Januari 2026.

Saksi Viktor Ronaldo awalnya menyadari ada keganjilan saat aliran listrik di rumah tersebut tiba-tiba padam secara mendadak. Ia sempat mengecek meteran listrik dan mencium bau asap menyengat yang mulai memenuhi ruang tengah lantai satu. Viktor kemudian naik ke lantai dua untuk mencari sumber bau namun hanya menemukan korban sedang tidur menggunakan penyuara telinga.

“Saksi mengecek meteran listrik yang dalam posisi mati namun ia tidak bisa menghidupkan kembali sakelar tersebut ke posisi menyala,” kata Iptu Gede Adi Saputra Jaya saat menjelaskan keterangan para saksi di lapangan.

Petaka muncul sekira pukul sebelas malam ketika api tiba-tiba berkobar dari kamar tengah dan menyambar material bangunan. Viktor segera berteriak histeris untuk membangunkan penghuni lain yang sedang tertidur di lantai bawah guna menyelamatkan diri. Mereka berlari keluar rumah dengan kondisi panik sementara korban di lantai atas masih terlelap tanpa menyadari bahaya besar mengancam.

“Api muncul dari kamar tengah lantai satu dan dengan sangat cepat membesar membakar seluruh bagian bangunan rumah permanen tersebut,” tutur Iptu Gede Adi Saputra Jaya merinci kronologis perkembangan kobaran api yang mematikan.

Baca Juga :  Korban Jatuh di Sungai Taman Pancing Ditemukan Meninggal Dunia

Penghuni lantai satu berhasil menyelamatkan diri dari kepungan asap tebal meski salah satu saksi mengalami luka robek pada kaki. Tim Pemadam Kebakaran Kota Denpasar mengerahkan delapan unit mobil penyemprot air untuk menjinakkan api yang terus membumbung tinggi. Petugas membutuhkan waktu sekitar sembilan puluh menit sebelum akhirnya berhasil memadamkan sisa bara api pada Jumat dini hari tadi.

“Tim Inafis Polresta Denpasar menduga kuat penyebab kebakaran maut tersebut berasal dari hubungan arus pendek listrik pada instalasi rumah,” tambahnya mengenai hasil penyelidikan sementara tim identifikasi kepolisian.

Selain satu nyawa melayang, kerugian materiil akibat amukan api ini ditaksir menyentuh angka dua ratus juta rupiah secara akumulatif. Jenazah korban kini telah dievakuasi menuju ruang jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Ngoerah untuk menjalani proses visum lanjutan. Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa memilukan ini.

“Kejadian kebakaran tragis ini sudah ditangani secara intensif oleh Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan dan Sat Reskrim Polresta Denpasar,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI