TABANAN, MediaBaliNews – Kebakaran hebat melanda Villa Ulaman di Banjar Dukuh, Desa Nyambu, Kediri, Tabanan. Insiden tragis ini terjadi pada Jumat (15/8/2025) pagi, sekitar pukul 09.15 WITA. Api dengan cepat melalap setidaknya 16 unit villa. Tim pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang membesar.
“Api diduga berasal dari percikan listrik dari kabel. Kabel itu berada di lantai satu Villa Nomor 11,” ungkap Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana.
Petugas Polsek Kediri menerima laporan pada pukul 10.00 WITA. Berdasarkan keterangan saksi, api berawal dari Villa Nomor 11. Saksi Sukiman (45) dan Suyanto (58), buruh proyek di villa tersebut, melihat asap dan percikan api.
“Saya menoleh ke kanan, apinya sudah besar. Saya melihat di sana ada kabel,” cetus saksi Sukiman.
Saksi Suyanto mengaku melihat percikan api di lantai dua. Ia melihat ada kabel yang terjepit bambu. Api dengan sangat cepat membesar karena angin yang kencang. Bahan bangunan villa juga mudah terbakar. Sebanyak 11 tabung AVAR digunakan, namun api tidak dapat dipadamkan.
“Setelah saya keluar, saya melihat percikan api di lantai dua. Api itu menyambar dan membesar,” jelasnya.
Saksi dan teman-temannya berusaha memadamkan api. Mereka mengambil air untuk memadamkan api. Namun, usaha mereka tidak berhasil. Api terus menyebar.
“Kami berhasil mengevakuasi semua orang dari dalam villa,” imbuhnya.
Mobil pemadam kebakaran dari Damkar Tabanan tiba di lokasi sekitar pukul 09.45 WITA. Mobil Damkar dari Badung juga datang. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WITA.
“Kerugian materiil masih menunggu rincian lebih lanjut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” pungkasnya. (ang/mbn)






















