JEMBRANA, MediaBaliNews – Ratusan warga Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, kesulitan mendapatkan air bersih. Mendapati adanya warga yang kesulitan mendapatkan air bersih, Polres Jembrana salurkan 6.000 air bersih.
Dari informasi, warga di Linkungan Dewasana dan Lingkungan Pancardawe mulai kesulitan mendapatkan air bersih kurang lebih selama sebulan. Selama belum mendapatkan bantuan air bersih, warga biasanya mencari air ke rumah-rumah warga lain yang menggunakan air gunung berlokasi yang jauh di utara.
Menurut keterangan Nyoman Merta salah satu warga Lingkungan Dewasana mengatakan bahwa warga setempat sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih, baik itu untuk memasak maupun untuk keperluan lainnya.
“Ini menunggu air, karena tidak ada air. Kalau saat ini jarang warga nyari air ke jalan, kalau nanti sore, pagi sore baru ramai untuk murid, untuk mandi pagi. Datang ibu bapaknya dari kerja sore baru antre cari air disini. Kadang dua jam antre belum juga dapat air. Paling hanya daoat satu jerigen untuk minum sore,belum lagi untuk memasak paginya, ” ungkapnya, Rabu (30/8).
Sementara, Kepala Lingkungan Dewasana, Wayan Sunarta mengatakan bahwa sekitar sebanyak 200 kk kesulitan mendapatkan air bersih. “Iya dua lingkungan termasuk Pancardawa juga. Kalau di pancardawa itu sekitar 300-an di sana. Ini dari BPBD dari Satpol PP dan dari Polres Jembrana. biasanya dikirim seminggu sekali, ” jelasnya.
Sedangkan disisi lain, Kasat Samapta Polres Jembrana, AKP Putu Suparta menyampaikan, guna mencukupi pasokan air bersih kepada warga yang terdampak.
“Kami membawa air bersih ke dewasana dengan menggunakan water canon. Kemudian untuk jumlah air yang kami dorong hari ini sebanyak 6000 liter air bersih, ” pungkasnya. (gsn/mbn)























