TABANAN, MediaBaliNews – Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1446 H, Polres Tabanan menggelar kegiatan Pasar Murah di Area Parkir Pasar Transit Tabanan, Selasa (25/2/2025). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.05 WITA ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kasi Humas Polres Tabanan, IPTU I Gusti Made Berata, menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian Polres Tabanan terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi momen hari raya yang biasanya memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. “Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolres Tabanan, AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., Kabag Ops Polres Tabanan, Kadis Disperindag Kabupaten Tabanan, Kadis Pertanian Kabupaten Tabanan, serta para Kasat dari berbagai satuan di Polres Tabanan. Turut hadir pula perwakilan mahasiswa IKIP Saraswati Tabanan, pewarta lokal, dan Kepala Pasar Tabanan.
Adapun barang-barang kebutuhan pokok yang dijual dalam pasar murah ini meliputi, telur ayam 1 krat seharga Rp48.000, gula manis Kita 1 kg seharga Rp15.000, minyak goreng Risky 1 botol seharga Rp14.000, minyak goreng Kita 1 liter seharga Rp15.000, beras Putri Dewata 5 kg seharga Rp60.000, beras Punokawan 5 kg seharga Rp60.000, beras Putri Premium 5 kg seharga Rp74.500, bawang putih lokal 1 kg seharga Rp35.000, gas Elpiji 3 kg seharga Rp18.000 (dengan syarat membawa KTP).
Menurut IPTU I Gusti Made Berata, antusiasme masyarakat sangat tinggi selama pelaksanaan pasar murah. “Masyarakat sangat antusias dan merespons positif kegiatan ini. Kami juga memastikan bahwa distribusi barang berjalan tertib dan kondusif,” tambahnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata sinergi antara Polres Tabanan dengan pemerintah daerah, tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga stabilitas sosial menjelang hari raya besar.
Diharapkan, pasar murah seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala guna membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada kendala berarti yang dilaporkan, sehingga tujuan utama kegiatan ini dapat tercapai dengan baik. (ang/mbn)






















