Thursday, April 16, 2026
spot_img
Thursday, April 16, 2026

Polisi Ungkap Jaringan Pembobol Toko Grosir : Kompresor & Ratusan Slop Rokok Lenyap, Dua Pelaku Tewas Ditembak

DENPASAR, MediaBaliNews – Kepolisian berhasil mengungkap jaringan pembobol toko grosir di Denpasar yang beraksi secara terencana dan profesional. Kasus pencurian ini melibatkan kerugian fantastis mencapai ratusan juta rupiah. Dari empat pelaku, satu berhasil ditangkap hidup-hidup, dua tewas dalam pengejaran, dan satu lainnya masih dalam buruan aparat.

“Kami terus berupaya memberantas tindak pidana yang meresahkan masyarakat,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, pada Selasa (17/6).

Pembobolan toko grosir Bersinar di Jalan Pulau Belitung Nomor 26, Pedungan, Denpasar Selatan, terkuak pada Senin, 2 Juni 2025, dini hari. Pelaku masuk dengan cara merusak dan memotong gembok pintu toko, kemudian membobol brankas. Mereka menggasak berbagai jenis rokok dalam jumlah besar dan uang tunai.

“Kerugian korban mencapai lebih dari tiga ratus juta rupiah,” tambah Sukadi.

Laporan polisi dari korban, Devina Danayanti (27), dan pelapor Ni Komang Astriani (33), diterima oleh Polsek Denpasar Selatan. Petugas langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan data. Identifikasi awal difokuskan pada petunjuk yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian, termasuk rekaman CCTV.

“Setiap detail kecil kami periksa untuk mengungkap kasus ini,” terang Sukadi.

Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan berkolaborasi dengan tim Identifikasi Polresta Denpasar dalam penyelidikan. Mereka menyisir setiap sudut TKP dan menganalisis rekaman CCTV dari beberapa titik. Hasilnya, petugas berhasil mengidentifikasi ciri-ciri para pelaku serta jenis mobil yang mereka gunakan untuk beraksi, sebuah Daihatsu Luxio.

“Mobil pelaku teridentifikasi jelas dari rekaman kamera pengawas,” jelas Sukadi.

Informasi penting didapatkan bahwa para pelaku sedang dalam perjalanan menuju Pulau Jawa. Menanggapi informasi tersebut, Tim Opsnal segera berkoordinasi dengan kepolisian di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang. Setelah mengetahui pelaku sudah lewat, koordinasi dilanjutkan dengan Polres Sidoarjo dan Polda Jawa Timur untuk pengejaran lintas wilayah.

Baca Juga :  Tim SAR Berjibaku Evakuasi Dua Pendaki Kelelahan di Puncak Batukaru

“Kerja sama antarpolisi menjadi kunci keberhasilan penangkapan,” ujar Sukadi.

Pengejaran dramatis terjadi di jalur tol Jawa Timur. Petugas yang melihat mobil pelaku segera melakukan penghadangan. Namun, para pelaku tidak menyerah begitu saja. Mereka mencoba kabur dengan memacu kendaraannya, bahkan menabrak palang pintu keluar tol dan nyaris melindas petugas yang berusaha menghentikan.

“Situasi sangat berbahaya dan pelaku sangat nekat,” kata Sukadi.

Polisi melepaskan tembakan peringatan, namun pelaku terus melaju. Ketika diadang kembali, beberapa pelaku keluar dari mobil, dan salah satu di antaranya mengancam petugas dengan parang. Dalam situasi yang mengancam jiwa ini, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur. Akibatnya, dua pelaku, EK (40) dan FM (38), tewas di tempat.

“Tindakan tegas diambil untuk melumpuhkan ancaman terhadap petugas,” pungkas Sukadi.

Satu pelaku, MR (30), berhasil ditangkap hidup-hidup, sementara BS alias Cepon (38) melarikan diri dan kini dalam pencarian polisi. Dari interogasi, MR mengaku sering beraksi bersama tiga rekannya. Mereka spesialis pembobol toko dengan merusak gembok saat subuh, dan hasil curian selalu dibagi rata. Mereka telah beraksi di berbagai wilayah Jawa-Bali.

“Pelaku adalah pemain lama dalam kasus pembobolan toko,” tutup Sukadi.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit mobil Daihatsu Luxio, dua buah gembok rusak, 19 dus rokok berbagai merek dan jenis, serta uang tunai sebesar Rp29.750.000. Tersangka MR saat ini ditahan di Ditreskrimum Polda Jawa Timur untuk proses hukum lebih lanjut. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI