DENPASAR, MediaBaliNews – Petugas Polsek Denpasar Timur melakukan evakuasi tubuh I Made Sukarsa, 65 Tahun, warga Jalan SMAN 3 Gang IV B Nomor 110 Banjar Lebah Desa Sumerta Kaja Denpasar Timur, Denpasar.
Sukarsa ditemukan meninggal dunia, di Sungai Tukad Guming Gang Sedap Malam Jalan Kecubung Desa Sumerta Kaja, Denpasar Timur. Korban Sukarsa, ditemukan tak bernyawa diduga karena terpelset di TKP.
“Korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WITA pagi tadi,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Sabtu (8/11/2025).
Sukadi menjelaskan, ada beberapa saksi yang sudah diperiksa dari kejadian penemuan mayat ini. Pertama anak korban, IMPRC, yang mengaku mendapat informasi awal dari Kepala Lingkungan Banjar Lebah, bahwa orangtuanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saksi kemudian mengecek ke lokasi, memastikan bahwa itu adalah bapaknya.
“Saat kami mintai keterangan, terakhir kali korban berpanitan menuju ke pasar untuk membeli perlengkapan persembahayangan,” ungkapnya.
Suka menyebut, saksi lainnya ialah KGS, yang mengaku setelah datang dari belanja sekitar pukul 05.00 WITA dirinya melihat kaki yang mengambang di sungai. Saksi terkejut setelah mendekati dan mengetahui, itu adalah tubuh manusia. Saksi kemudian memanggil tetangga untuk mengecek dan bersama melihat korban. “Saksi akhirnya menghubungi tetangga lain, dan menghubungi kepala lingkungan dan akhirnya dilakukan evakuasi dengan petugas,” bebernya.
Sukadi menerangkan, bahwa dugaan sementara korban terpeleset dan terjaruh ke dalam Sungai. Kata dia, pada kepala korban ditemukan luka diduga akibat benturan, ditemukan luka lecet pada tangan dan kaki, posisi jenasah saat di temukan di dalam sungai, kepala menghadap kebarat dan kepala terendam oleh air.
Sukadi menambahkan “Korban diduga memang terpeleset. Saat ditemukan korban memakai baju warna hitam, celana pendek warna abu, di sebelah korban terdapat janur yang masih terikat dan plastik merah yang berisi bunga.”.
Jenazah korban sudah dibawa kerumah sakit Prof Ngurah untuk dititipkan sambil menunggu rembug keluarga. Dari pihak keluarga menganggap kejadian di atas musibah dan tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. (ang/mbn)






















