Thursday, May 14, 2026
Thursday, May 14, 2026

Polisi dan Warga Gagalkan Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Shortcut Kerambitan

TABANAN, MediaBaliNews – Aparat Kepolisian Sektor Kerambitan bersama warga berhasil menggagalkan upaya nekat seorang pemuda yang hendak melompat dari Jembatan Shortcut Penyalin.

Petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan darurat melalui layanan Call Center 110 pada Senin siang ini. Kehadiran polisi yang sangat cepat mencegah tragedi maut di jalur nasional Denpasar menuju arah Gilimanuk tersebut.

“Personil piket fungsi Polsek Kerambitan segera mendatangi lokasi laporan setelah menerima informasi dari SPKT Polres Tabanan mengenai adanya warga yang hendak melompat,” ujar Kapolsek Kerambitan, Komisaris Polisi I Kadek Ardika, Senin (11/5/2026).

Petugas menemukan seorang pria bernama I Dewa Kadek Arisantika sedang duduk termenung di atas pagar pengaman jembatan. Pria asal Kabupaten Buleleng tersebut tampak menangis tersedu-sedu sambil menatap ke arah dasar jurang yang sangat dalam. Sebuah sepeda motor Honda Scoopy berwarna putih terparkir tepat di samping posisi pria yang sedang dilanda depresi tersebut.

“Setibanya di lokasi kejadian, kami menemukan terlapor sudah duduk di atas pengaman jembatan sambil menangis, sedangkan sepeda motor miliknya terparkir dekat posisi terlapor berdiri,” kata I Kadek Ardika.

Dua anggota polisi melakukan pendekatan secara perlahan demi menghindari reaksi spontan korban yang bisa berakibat sangat fatal. Bripda Kadek Anggita Abidinata dan Aipda Ronny Hendro Prasetyo kemudian menyergap korban secara bersamaan dari arah belakang tubuhnya. Petugas langsung memiting serta menarik tubuh pemuda tersebut menjauh dari tepi jembatan menuju ke area yang lebih aman.

“Anggota Intelkam Polsek Kerambitan bersama Anggota Sat Lantas Polres Tabanan secara bersamaan menangkap terlapor untuk selanjutnya kami amankan ke markas Polsek Kerambitan,” tuturnya.

Kondisi psikis pria tersebut saat ini dilaporkan masih mengalami guncangan hebat atau syok akibat beban masalah yang sangat berat. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa motif tindakan nekat ini murni karena adanya permasalahan pribadi dalam kehidupan korban. Polisi saat ini sedang menunggu kedatangan pihak keluarga dari Desa Sepang Kelod guna menjemput serta memberikan pendampingan lebih lanjut.

Baca Juga :  Wisuda Kader BKB Kelas Orang Tua Hebat, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Tegaskan Fokus Utama Cegah Stunting di Tabanan

“Terlapor dalam keadaan selamat namun saat ini masih mengalami syok atau linglung karena ada permasalahan pribadi yang sedang ia hadapi saat ini,” ungkap Ardika.

Lalu lintas di sekitar Jembatan Shortcut Penyalin sempat mengalami sedikit hambatan karena kerumunan warga yang menyaksikan proses penyelamatan tersebut. Sejumlah personel lapangan terus mengatur arus kendaraan agar tetap mengalir lancar dari dua arah berlawanan di jalur utama. Keberhasilan koordinasi melalui Call Center 110 membuktikan efektivitas sistem respons cepat kepolisian dalam menangani situasi darurat di tengah masyarakat.

“Saat ini keluarganya sedang dalam perjalanan menuju Polsek Kerambitan dari alamat tinggal mereka di wilayah Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng,” pungkas I Kadek Ardika. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI