Thursday, May 14, 2026
Thursday, May 14, 2026

Lantik 15 PNS dan Satu Pejabat Tinggi, Bupati Kembang Minta ASN Tetap Membumi

JEMBRANA, MediaBaliNews – Bupati I Made Kembang Hartawan melantik satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sekaligus mengambil sumpah/janji 15 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024 di Aula Lantai 2 Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Selasa (12/5).

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekretaris Daerah I Made Budiasa, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jembrana.

Dalam mutasi jabatan itu, Dewa Gede Ary Candra Wisnawa yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jembrana.

Selain itu, sebanyak 15 CPNS formasi tahun 2024 resmi diangkat menjadi PNS usai menjalani pengambilan sumpah/janji jabatan.

Dalam arahannya, Bupati Kembang menegaskan status baru sebagai PNS harus diikuti dengan peningkatan tanggung jawab dan semangat melayani masyarakat.

“Ini bukan sekadar perubahan status administratif, tetapi awal pengabdian yang lebih besar kepada masyarakat,” ujar Kembang.

Ia juga mengingatkan para ASN muda agar tidak berubah sikap setelah resmi menjadi pegawai negeri. Menurutnya, aparatur sipil negara harus tetap dekat dengan masyarakat dan tidak bersikap eksklusif.

“Jangan karena sudah jadi PNS lalu merasa naik kelas. ASN harus tetap membumi, tetap bermasyarakat, dan memberi contoh yang baik,” tegasnya.

Kembang turut menyoroti penggunaan media sosial oleh ASN. Ia meminta para pegawai muda aktif menunjukkan kinerja positif pemerintah, namun tetap menjaga etika komunikasi di ruang publik.

“Silakan aktif di media sosial untuk menunjukkan kerja nyata kepada masyarakat, tetapi gunakan bahasa yang santun dan baik,” imbuhnya.

Di sisi lain, Pemkab Jembrana juga dihadapkan pada tantangan kekurangan pegawai. Tahun ini, sebanyak 158 ASN akan memasuki masa pensiun, termasuk 59 guru.

Baca Juga :  Roxx Kids Band Siap Meriahkan Peresmian Sirkuit All In One

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah memprioritaskan formasi ASN baru untuk sektor pendidikan dan kesehatan.

“Kita masih kekurangan 252 guru SD dan SMP. Karena itu saya putuskan kebutuhan guru menjadi prioritas utama, setelah itu tenaga kesehatan yang memang sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (war/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI