JEMBRANA, MediaBaliNews – Seekor lumba-lumba jenis hidung botol Indo-Pasifik ditemukan mati terdampar di pesisir Pantai Desa Cupel, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Selasa (30/5).
Menurut informasinya, bangkai lumba-lumba yang sudah membusuk itu, pertama kali ditemukan oleh warga setempat saat melintas disekitar areal tersebut.
Petugas BKSDA Resort Jembrana, Ahmad Januar mengungkapkan bahwa lumba-lumba tersebut diperkirakan sudah mati sejak dua sampai tiga hari yang lalu.
“Lumba-lumba yang ditemukan terdampar ini sudah mulai membusuk, mungkin sudah lama mati, sekitar dua atau tiga hari lalu dan baru terdampar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ia menuturkan dari hasil pengamatannya lumba-lumba itu berkelamin jantan dengan panjang 196 Centimeter dan lingkar tubuh 108 centimeter.
“Saya lihat kelaminnya jantan dan bisa dilihat juga usus perutnya juga sudah keluar. Untuk nekropsi tidak kita lakukan karena bangkai lumbu-lumba sudah dalam keadaan membusuk, namun sebelum dikubur kami mengambil sample gigi dan sirip untuk mengetahui jenis ikan secara ilmiah, ” pungkasnya. (gsn/mbn)






















