Monday, June 8, 2026
Monday, June 8, 2026

Anak Petani, Kini Dewa Artha Jabat Prebekel Baluk

JEMBRANA, MediabaliNews – Rahasia perjalanan hidup manusia tidak ada yang tahu dan mau tidak mau harus dijalani. Ungkapan tersebut paling tepat diberikan kepada Dewa Ketut Artha (53) yang sejak tahun 2019 sampai saat ini menjabat sebagai Prebekel (Kepala Desa) Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Pasalnya, pria kelahiran 19 berkomitmen dalam menjalani hidup penuh rasa bersyukur, Senin (21/11/2022)

Anak keempat dari enam bersaudara tersebut, dibesarkan oleh orang tua yang berprofesi sebagai petani. Kini pria kelahiran tahun 1969 itu, memiliki 3 orang anak buah perkawinan bersama Dewa Ayu Made Ari Astuti (43) yakni Dewa Ayu Yogik Pratiwi (27) dan Dewa Ayu Made Wahyu Putri (21) serta Dewa Komang Yudi Wikasadi (17).

Saat ditemui dikantornya, Senin (21/11), Prebekel Dewa Artha menceritakan bahwa dirinya tidak dapat menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi di karenakan faktor ekonomi.

“Jadi perjalanan pendidikan saya dari Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Baluk lulus pada tahun 1984, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Negara lulus pada tahun 1987 dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Ngurah Rai Negara lulus pada tahun 1990. Kemudian, Saya sempat berkuliah namun tidak sampai selesai pada tahun 1990 sampai dengan tahun 1993 karena faktor ekonomi keluarga,” tuturnya.

Lanjut Dewa Artha, sebelum dilantik menjadi Prebekel di desa Baluk pada tahun 2019, Ia sempat berprofesi sebagai tukang untuk menafkahi keluarga.

“Sebagai kepala keluarga, kan sudah sepantasnya memberi nafkah untuk keluarga. Saat itu, karena sebelumnya sempat mengenyam pendidikan di bangku kuliah mengambil jurusan arsitek dan tidak sampai tamat, putus ditengah jalan. Jadi saya mempunyai sedikit ilmu dan kemampunan khususnya di teknik bangunan sehingga saat itu memutuskan untuk terjun ke dunia pertukangan, ” jelasnya.

Baca Juga :  Kebakaran Landa Industri Kerupuk Ikan di Tabanan, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Dengan seiring berjalannya waktu, entah ini memang jalan yang sudah digariskan oleh Ida Bhatara, Dewa Artha mengungkapkan banyak dari masyarakat berkeinginan agar ia ikut serta berkompetisi dalam perhelatan pemilihan kepala Desa Baluk.

“Astungkara atas dorongan dan kepercayaan yang diberikan masyarakat. Di tahun 2019, Saya terpilih dan resmi mengemban tugas sebagai Prebekel desa Baluk. Tentu sejak saat itu, saya berkomitmen, saya hadir untuk melayani dan membantu mayarakat di desa tercinta ini,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI