JEMBRANA, MediaBaliNews – Guna menindaklanjuti kasus gigitan anjing positif rabies beberapa hari lalu, petugas kembali lalukan vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR) dengan target cakupan 80 persen di Banjar Pengajaran Kaler, Desa Berangbang, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis (11/1).
Dari informasi, pada tanggal 31 Desember 2023 lalu, sebanyak tiga orang warga telah menjadi korban gigitan anjing positif rabies. Karena hal itu, petugas vaksinasi rebies Kecamatan Negara menindaklanjuti atas adanya korban gigitan anjing rabies.
“Hari ini kita kembali melakukan vaksinasi, hal ini untuk mentindaklanjuti dari hasil positif rabies yang keluar dari lab pada tanggal 7 Januari 2024,” ungkap Koormedik Veteriner Kecamatan Negara, drh. Ni Nyoman Citra Susilawati.
Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan, dari hasil vaksinasi darurat yang dilakukan sejak tanggal 8 hingga 11 Januari 2024, sebanyak 65 ekor anjing dan 11 ekor kucing telah tervaksin.
“Kegiatan ini akan terus berlanjut sampai nanti kita mencapai hasil vaksinasi 80 persen,” terangnya.
Sementara itu, Kelian Banjar Pengajaran Kaler, I Putu Karang, mengapresiasi upaya petugas vaksinasi yang telah cepat tanggap terjun langsung ke banjarnya.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim Rabies dan Tim Kesehatan yang telah cepat tanggap terjun langsung ke banjar kami,” ucapnya.
Pihaknya juga mengatakan bahwa di wilayahnya memang banyak warga yang memelihara anjing. Kemudian, pada tanggal 31 Desember 2023, tiga warganya digigit anjing rabies, dan telah mendapatkan VAR di Puskesma dan RSU Negara.
“Saya berharap dengan adanya vaksinasi ini, dapat mencegah penyebaran penyakit rabies di wilayah kami,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















