JEMBRANA, MediaBaliNews – Derasnya guyuran hujan di Kabupaten Jembrana pada Jumat (07/10/2022) mengakibatlan beberapa wilayah terendam banjir. Debit air yang cukup tinggi merendam salah satu rumah warga di Banjar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana hingga sempat terjebak sebelum akhirnya di evakuasi warga setempat.
Nasib naas dialami warga Banjar Tembles I Gusti Nyoman Sunara,65 lantaran rumahnya harus terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa dan sempat terkurung di dalam rumah. Cepatnya air yang meluab dari salah satu saluran air subak yang berdekatan dengan rumahnya tersebut mengakibatkan dirinya terlambat menyelamatkan diri, dan terjebak di dalam kamar.
Hal tersebut diungkapkan Perebekel Desa Penyaringan, I Made Desta saat dikonfirmasi, Sabtu (08/10/2022). Pihaknya juga menjelaskan, pihaknya menerima informasi bahwa ada warga yang terjebak dirumahnya akibat dikepung banjir, sehingga langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. “Kami mendapatkan informasi adanya warga terjebak banjir dirumahnya yang bertempat tinggal di utara kantor Bulog,” ungkapnya.
Desta juga mengungkapkan, warga tersebut terlambat keluar dari rumah akibat debit air yang tinggi mengepung rumahnya tersebut, sehingga tidak bisa buka pintu dan terjebak di dalam kamarnya. “Beruntung warga tersebut ingat membawa telpon dan menelpon warga lainnya untuk meminta bantuan. Saya langsung kelokasi dan dibantu oleh warga mengevakuasi warga tersebutz sehingga bisa keluar dari rumahnya,” paparnya.
Akibat kejadian tersebut, imbuh Desta, semua pakaian beserta seisi rumahnya terendam air, alat elektronik termasuk perabotan rumah tangga beserta dagangannya terendam banjir. “Di Banjar Tembles yang parah ada 2 KK. Kami juga sudah memberikan bantuan berupa kamben dikarenakan pakaiannya semua basah, dari PBPD juga sudah memberikan selimut. Dan hari ini kami mengerahkan tim medis dari Puskesmas untuk berkunjung kesana dikarenakan ada salah satu warga yang sakit,” tandasnya.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana dikonfirmasi terpisah membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menhelaskan, akibat intensitas hujan yang sangat tinggi di Kabupaten Jembrana sehingga mengakibatkan banjir setinggi pinggang orang dewasa dan merendam 1 rumah warga di Banjar Tembles yang ditempati 5 jiwa sehingga warga yang terendam harus di evakuasi.
“Personil dibantu Perbekel Penyaringan dan Relawan yang ada di desa melakukan penanganan dan asessment kelokasi kejadian. Tim dilapangan karin juga sudah melakukan Evakuasi korban banjir ketempat yang lebih aman. Untuk kebutuhan mendesak, kami serahkan bantuan berupa 4 buah selimut, lantaran seluruh pakaian korban basah terendam banjir,” pungkas Artana. (jar/war/mbn)






















