MANGUPURA, MediaBaliNews – Sebuah baliho berukuran 5×6 meter milik Universitas Warmadewa roboh dan menimpa pengendara sepeda motor di Jalan Bypass Ir. Soekarno, tepatnya di depan Pos Adipura, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, pada Sabtu, 1 Februari 2025, sekitar pukul 12.00 WITA.
Kasi Humas Polres Tabanan, IPTU I Gusti Made Berata mengatakan, korban dalam insiden ini adalah Ni Luh Angreni (45 tahun), seorang karyawan swasta dan anaknya Komang Teguh Putra Kesyana (9 tahun). Keduanya merupakan warga Banjar Dinas Seribu Pati Cau Blayu, Marga.
Menurut keterangan saksi, I Kadek Hernanda (21 tahun), seorang anggota Polri, saat kejadian, korban melintas dari arah timur menuju barat dengan membonceng anaknya. “Sesampainya di depan Pos Adipura, baliho tiba-tiba roboh akibat tiupan angin kencang, menimpa korban dan motor yang dikendarainya,” ucapnya, Sabtu (1/2/2025).
Akibat kejadian ini, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Wisma Prasanti untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut hasil pemeriksaan dokter, korban Ni Luh Angreni mengalami benjol di kepala bagian kanan serta luka lecet di kedua lutut. Sedangkan, Komang Teguh Putra Kesyana mengalami luka lecet di bibir dan nyeri pada punggung kaki. Selain luka pada korban, helm yang digunakan pecah, dan dek depan sepeda motor sebelah kanan mengalami kerusakan.
“Menanggapi kejadian ini, kamisegera mengambil langkah-langkah, Mendatangi TKP dan mengamankan lokasi, Membantu evakuasi korban ke rumah sakit, Menghubungi SAR Terbatas Res Tabanan dan BPBD untuk penanganan baliho, Mencatat saksi dan identitas korban,” bebernya.
Berata mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan kejadian serupa. Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevaluasi keamanan pemasangan baliho di area publik. (ang/mbn)






















