Monday, December 8, 2025
Monday, December 8, 2025

Bendungan Palasari Mengering, Bupati Tamba Ajak Jaga Hutan

JEMBRANA, MediaBaliNews – Bendungan Palasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, merupakan salah satu bendungan terbesar di Bali mengalami penyusutan volume air.

Penyusutan air ini, salah satu dampak dari kemarau panjang dan fenomena El Nino yang terjadi. Tidak hanya disebabkan oleh faktor cuaca, namun juga karena faktor alam.

Bendungan Palasari ini memiliki volume air waduk 8 juta meter kubik dan berfungsi untuk irigasi, air baku, dan pariwisata. Dampaknya, pariwisata di areal bendungan saat ini tidak dapat berjalan seperti sebelumnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jembrana I Nengah Tamba tekankan kepada masyarakat sekitar untuk ikut serta dalam menjaga dan mengawasi hutan.

Menurutnya, mengawasi hutan merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

“Saya pingin sekali disetiap desa ada pagar betis untuk melindungi hutan, jadi kalau ada yang aneh malam-malam mobil atau apa bisa saja dicegat ditanya apa tujuannya apa lagi bawa alat-alat untuk memotong kayu, ini bagian daripada menjaga, ” ungkapnya, usai meninjau langsung bendungan palasari, Jumat (13/10)

Surutnya air bendungan palasari telah berdampak pada ketersediaan air irigasi untuk para petani. Selain itu, juga berdampak pada debit air di sungai-sungai di sekitarnya.

Tamba menjelaskan bahwa surutnya air di Bendungan Palasari ini dikarenakan fenomena elnino. Akan tetapi ketersediaan air di bendungan palasari masih cukup tersedia untuk mengairi subak.

“Secara global memang hari ini fenomena elnino sangat tinggi, jadi dimana – mana kering dan ini juga belum dikatakan titik nol. Air masih ada, mungkin 10 hingga 20 persen, menggendang airnya dan masih cukup juga untuk mengairi tiga subak,” jelasnya. (war/mbn)

Baca Juga :  Truk Tronton Seruduk Mobil Travel Hingga Terguling di Pekutatan
BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI