Tuesday, May 26, 2026
Tuesday, May 26, 2026

Dalam Kurun Waktu 3 Hari, Lebih Dari 170 Ribu Orang Pemudik Tinggalkan Bali Melalui Pelabuhan Gilimanuk

JEMBRANA, MediaBaliNews – Jumlah pemudik alami peningkatan yang cukup signifikan, dalam kurun waktu tiga hari terakhir tercatat sebanyak ratusan ribu pemudik tinggalkan pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Rabu (26/3/2025).

Menurut data yang didapat, sejak tanggal 23 Maret 2025 hingga 25 Maret 2025 kemarin PT. ASDP Pelabuhan Gilimanuk mencatat sebanyak total 177.170 orang telah menyebrang dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapang. Selain itu, pemadatan antrean kendaraan juga terjadi di Pelabuhan Gilimanuk yang didominasi oleh kendraan-kendaraan pribadi.

Karena hal itu, Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto mengatakan, sebagai langkah untuk mengantisipasi kepadatan, Polres Jembrana telah menerapkan rekayasa lalu lintas dalam Operasi Ketupat Agung 2025.

Lebih lanjut, AKBP Endang menjelaskan, kendaraan pribadi dan sepeda motor diarahkan masuk ke Terminal Cargo Gilimanuk sebelum melintas ke jalur khusus menuju Terminal Manuver Pelabuhan.

“Sementara itu, truk dan bus tetap menggunakan jalur utama Denpasar-Gilimanuk menuju Dermaga Landing Craft Machine (LCM), ” ungkapnya.

Kemudian, hingga saat ini pihaknya tetap melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas untuk memastikan arus mudik berjalan lancar dan aman.

“Pamtur dan rekayasa lalu lintas juga telah kami terapkan, termasuk pemberlakuan buffer zone dan delaying system guna menghindari penumpukan kendaraan di pelabuhan, ” terangnya.

Selain itu, untuk kendaraan sumbu tiga diarahkan melalui Pos Pam Pengeragoan dan Wasatpel UPPKB Cekik Gilimanuk sebagai bagian dari sistem penundaan (delay system).

“Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan dan mempercepat proses penyeberangan, sehingga pemudik dapat sampai ke tujuan dengan aman dan nyaman,” bebernya.

Sementara itu, arus kendaraan yang masuk Bali melalui Pos 2 Gilimanuk dalam kondisi lancar dan belum terdapat lonjakan yang signifikan. Walau demikian, pemeriksaan ketat terhadap kendaraan dan penumpang tetap dilakukan untuk mencegah masuknya barang ilegal, senjata tajam, bahan peledak, narkoba, serta orang tanpa identitas.

Baca Juga :  Cegah Jalur Tikus, Sat Polairud Jembrana Intensifkan Pengawasan Pesisir Gilimanuk

“Pemeriksaan dilakukan oleh personel Operasi Ketupat Agung 2025 dengan dukungan alat metal detector, mirror, serta anjing pelacak dari Satwa K9 Polda Bali, ” tegasnya.

Menurutnya, situasi saat ini di Pelabuhan Gilimanuk masih terkendali, walaupun terdapat peningkatan volume kendaraan. Meskin demikian, pihaknya tetap menghimbau pemudik agar tetap tertib.

“Polres Jembrana mengimbau pemudik untuk tetap tertib, mematuhi arahan petugas, dan memastikan kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan demi kelancaran mudik Lebaran 2025,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI