JEMBRANA, MediaBaliNews – Dalam kurun waktu periode Januari hingga Juni 2024, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana mencatat musibah kebakaran di Jembrana alami penurunan pada peroide yang sama di tahun 2023.
Dari data yang didapat, pada periode Januari hingga Juni 2024 terdapat sebanyak 20 peristiwa kebakaran yang terjadi di Kabupaten Jembrana. Dari 20 peristiwa kebakaran tersebut terdiri dari 5 kebakaran rumah tinggal, 2 tempat usaha, 2 dapur, 1 gudang, 1 hutan, 1 kendaraan, 2 fasilitas umun dan 6 kasus kebakaran lainnya.
“Terdapat sebanyak 7 kasus kebakaran di Kecamatan Negara, 5 kasus di Kecamatan Jembrana, 4 kasus di Kecamatan Melaya, 3 kasus di Kecamatan Mendoyo, dan 1 kasus di Kecamatan Pekutatan, ” ungkap Kabid Damkar dan Penyelamatan, I Kadek Rita Budhi Atmaja saat dikonfirmasi, Rabu (26/6/2024).
Pihaknya menyampaikan, bila diperkiraan kerugian materil yang terdapat dalam peristiwa kebakaran di Kabupaten Jembrana pada periode tersebut diperkirakan kurang lebih sebesar Rp. 711 Juta.
Kemudian, bila dibandingkan dengan peristiwa kebakaran pada periode yang sama ditahun 2023 dan 2024 ini. Pada tahun 2024 ini terdapat penurunan peristiwa kebakaran dengan sebanyak 20 peristiwa.
Sedangkan, pada periode yang sama di tahun 2023 kemarin terdapat sebanyak 28 peristiwa kebakaran. Dimana, terdapat sebanyak 6 peristiwa kebakaran rumah tinggal, 4 tempat usaha, 2 gudang, 6 dapur, 1 sampah, 2 hutan, 3 kendaraan, dan 4 peristiwa kebakaran lainnya.
“Hingga bulan Oktober di tahun 2023 kemarin terdapat sebanyak 47 kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Jembrana, ” pungkasnya. (gsn/mbn)


























