Friday, April 17, 2026
spot_img
Friday, April 17, 2026

Distan Tabanan Targetkan Vaksinasi PMK 1.700 Dosis untuk Januari 2025

TABANAN, MediaBaliNews – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabanan menargetkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk sapi mencapai 1.700 dosis pada Januari 2025. Sampai dengan 22 Januari 2025, vaksinasi PMK di Tabanan sudah mencakup 929 ekor sapi.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Tabanan, drh. Gede Eka Parta Ariana, menyebutkan bahwa vaksinasi PMK telah dimulai sejak awal tahun ini dan distribusinya terus berjalan. Meskipun demikian, pelaksanaan vaksinasi belum merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan.

“Capaian vaksinasi PMK hingga saat ini baru mencakup 929 ekor sapi. Kami terus berupaya agar target 1.700 dosis dapat tercapai pada akhir Januari ini,” ujarnya pada Kamis (23/1/2025).

Menurut drh. Eka Parta, vaksinasi saat ini fokus pada sapi, mengingat populasi sapi di Tabanan cukup besar, yaitu sekitar 38 ribu ekor. Hal ini menjadikan vaksinasi PMK sangat penting guna menjaga kesehatan ternak dan mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku yang dapat berdampak pada industri peternakan.

“Stok vaksin aman, dan distribusinya sudah dimulai. Kami berharap vaksinasi dapat selesai sesuai target pada akhir Januari ini,” tambahnya.

Terkait dengan kemungkinan adanya tambahan dosis vaksin setelah Januari, drh. Eka Parta menyatakan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah provinsi dan pusat. Hingga saat ini, pihaknya belum menerima informasi lebih lanjut mengenai pengadaan vaksin tambahan.

Pentingnya vaksinasi PMK di Kabupaten Tabanan tidak hanya berfokus pada pengendalian penyakit, tetapi juga bertujuan untuk melindungi sektor peternakan lokal yang menjadi sumber pendapatan bagi sebagian besar masyarakat di daerah tersebut. Dengan vaksinasi yang optimal, diharapkan penyebaran PMK dapat terkendali, menjaga kesehatan ternak, dan mendukung keberlanjutan industri peternakan di Tabanan.

Baca Juga :  Lapas Tabanan Gelar Asesmen Lanjutan Program Rehabilitasi

Vaksinasi ini akan terus dilakukan dengan prioritas kepada sapi, mengingat populasi yang cukup besar dan pentingnya menjaga kesehatan hewan agar tidak mengganggu perekonomian peternak lokal. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI