Tuesday, September 22, 2026
Tuesday, September 22, 2026

Dobrak Pintu Warung yang Terbakar di Denpasar Barat, Pria 33 Tahun Tersambar Api dan Alami Luka Bakar

DENPASAR, MediaBaliNews – Insiden amukan si jago merah melalap sebuah rumah hunian semi permanen beserta satu unit bangunan warung di kawasan padat penduduk Jalan Gunung Batur, Gang Mangga, Lingkungan Penyaitan, Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Senin (21/9/2026) malam.

Peristiwa nahas yang terjadi sekira pukul 22.24 WITA tersebut mengakibatkan satu orang warga mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh usai berupaya mendobrak pintu demi memadamkan kobaran api.

Satu korban yang terluka diketahui bernama I Made Juniartawan (33). Korban menderita luka bakar ringan sekitar 5 persen yang menyasar lengan kiri, siku tangan kanan, tengkuk atau leher belakang, hingga bagian dahi, sebelum akhirnya langsung ditangani secara intensif oleh petugas medis Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, memaparkan bahwa kobaran api pertama kali terendus dari kepulan asap pekat di dalam warung milik pasutri I Nyoman Merta (55) dan Nyoman Muliani (55), yang posisinya berdampingan persis dengan rumah tinggal semi permanen milik Ketut Rata (64).

Insiden bermula saat Juniartawan yang tengah beristirahat di dalam bilik kamar dikejutkan oleh panggilan panik dari seorang tetangga bernama Doni, yang memberitahukan kemunculan kepulan asap tebal dari warung sang bibi.

Mendengar peringatan genting tersebut, Juniartawan bergegas keluar dan berinisiatif mendobrak paksa pintu warung yang terkunci rapat. Nahas, begitu daun pintu jebol terbuka, lidah api langsung menyembur dan menyambar tubuhnya.

Di dalam ruangan, api terpantau telah membakar kasur dan dengan cepat menjalar liar. Kendati dalam kondisi cedera, korban bersama ayahnya, Ketut Rata, dan warga setempat sempat berjibaku menyemprotkan air menggunakan selang rumahan. Namun tiupan angin kencang membuat kobaran api kian membengkak drastis.

Ketut Rata menuturkan bahwa dirinya semula terlelap tidur sebelum dibangunkan teriakan histeris sang anak. Bersama warga, ia berusaha menahan laju jilatan api, tetapi material kayu rumah semi permanen miliknya justru membuat api kian mengamuk tak terkendali.

Baca Juga :  Galeri Investasi Digital Rumah BUMN Denpasar Diresmikan, Dorong Akses Permodalan Melalui Securities Crowdfunding

“Kami sempat mencoba memadamkan api dengan selang air, tapi api justru semakin membesar dan merembet ke bangunan rumah,” tutur Ketut Rata sembari pasrah menatap puing tempat tinggalnya yang runtuh.

Sementara itu, pemilik warung, Nyoman Muliani, membeberkan bahwa tempat usahanya sejatinya telah ditutup rapi sejak pukul 21.00 WITA. Ia tidak menyangka selang satu jam kemudian tempat usahanya sudah rata dengan tanah, melumat seluruh stok bahan makanan, sembako, hingga gepokan uang tunai hasil dagangan senilai Rp15 juta.

Amukan api baru berhasil dijinakkan total sekitar pukul 24.00 WITA setelah lima unit armada pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkir) Kota Denpasar diterjunkan ke titik lokasi.

Kelancaran laju armada sempat dibantu kesigapan seorang warga, I B Raka Purnawan (41), yang berinisiatif menghalau kerumunan warga di sekitar mulut gang agar jalur mobil tangki tidak tersendat.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa yang meninggal dunia dalam musibah ini. Kendati demikian, kerugian materiil dilaporkan menyentuh angka Rp150 juta, dengan rincian kerusakan bangunan rumah semi permanen milik Ketut Rata ditaksir Rp100 juta serta ludesnya warung milik Nyoman Muliani berkisar Rp50 juta.

Aparat Polresta Denpasar bersama Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat masih melakukan penyelidikan mendalam di tempat kejadian perkara guna memastikan pemicu kebakaran. Kepolisian enggan berspekulasi dan memastikan penyelidikan objektif tetap berjalan guna menepis prasangka adanya iktikad buruk dalam peristiwa tersebut.

“Belum diketahui secara pasti sumber api yang menyebabkan kebakaran tersebut. Tim masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan saksi di lapangan,” pungkas Iptu Adi Saputra Jaya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI