DENPASAR, MediaBaliNews – Jagat maya dan warga Denpasar Barat digegerkan dengan aksi pembuangan bayi perempuan yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Jalan Imam Bonjol, Gang Penataran Sari, Banjar Pekandelan, Desa Pemecutan Klod, Jumat (12/6/2026) siang.
Bayi malang berparas merah tersebut ditemukan warga sekitar pukul 11.45 WITA dalam keadaan hidup, meski disembunyikan di dalam tas belanja berwarna ungu dengan kondisi mulut yang sengaja dilakban oleh pelaku.
Iktikad buruk pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri itu langsung memicu keprihatinan mendalam di media sosial hingga viral. Beruntung, nyawa bayi malang tersebut berhasil diselamatkan setelah warga yang pertama kali mengendus keberadaannya bergerak cepat memberikan pertolongan pertama.
Warga yang histeris melihat kondisi korban langsung menggendong dan melarikan bayi tersebut ke warung terdekat untuk diselimuti kain guna menghangatkan tubuhnya, sebelum akhirnya menghubungi aparat kepolisian.
Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya peristiwa memilukan tersebut. Pihaknya memaparkan bahwa setelah menerima laporan warga, personel Polsek Denpasar Barat langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban ke klinik terdekat agar segera mendapatkan penanganan medis secara intensif.
“Bayi yang ditemukan saat ini dalam kondisi sehat dan telah mendapatkan penanganan medis,” kata IPTU Adi Saputra saat memberikan keterangan kepada awak media, Jumat (12/6/2026) siang.
Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan adanya luka fisik maupun lecet pada tubuh bayi tersebut. Aparat kepolisian juga menyampaikan apresiasi tertinggi terhadap kepekaan sosial warga yang sigap menyelamatkan bayi itu sebelum kondisi kesehatannya memburuk.
Kendati kondisi fisik bayi dinyatakan stabil, pihak kepolisian menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap tindakan kriminal ini. Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat kini telah dikerahkan ke lapangan untuk melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan bukti-bukti, serta melacak keberadaan orang tua yang kabur dan bungkam dari tanggung jawabnya.
“Kami mengapresiasi kepedulian warga yang dengan cepat memberikan pertolongan sehingga keselamatan bayi dapat terjaga. Saat ini Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut,” tegas IPTU Adi Saputra.
Menutup keterangannya, pihak Polresta Denpasar mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas ganjil atau memiliki informasi valid terkait pelarian pelaku di sekitar lokasi kejadian untuk segera melapor, demi mempercepat proses hukum yang sedang berjalan. (ang/mbn)






















