JEMBRANA, MediaBaliNews – Siswa Sekolah Dasar Negeri 4 Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana sangat antusias gelar karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka, Selasa (30/5).
Dari pantuan, banyak barang yang di jual oleh siswa seperti wayang, celengan, gantungan kunci, taplak meja dan sebagainya yang terbuat dengan menggunakan barang bekas. Selain kerajinan tangan, terpantau juga beberapa stand yang menjual jamu, es buah dan bahkan sayuran seperti kangkung dan cabai yang mereka tanam sendiri di sekolah.
Menurut Ayu Aretha siswa kelas 4 mengaku dirinya membuat wayang yang berbahan kertas karton dan bambu. “Saya senang, saya di bantu ayah untuk membuatnya karena cukup susah, ” ungkapnya.
Sementara, Kepala SDN 4 Dauhwaru, Ida Ayu Putu Adnyaningsih menjelaskan berbagai hasil karya siswa dipamerkan dengan bangga, bahkan ada juga siswa yang berhasil menghasilkan panen sejumlah tanaman di sekolah.
“Jadi berbagai hasil karya dari siswa ditampilkan di sini. Masyarakat terutama orang tua siswa juga datang untuk membeli beberapa hasil karya anak-anak kita,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, kegiatan kewirausahaan ini hanya berlangsung sehari saja dan kegiatan ini tidak wajib, namun sangat penting untuk dilakukan sebagai motivasi siswa menjadi wirausahaan.
“Tidak wajib tapi penting karena sebagai aksi nyata memotivasi siswa menjadi wirausahawan di masa depan. Saat ini hanya kelas 1 dan kelas 4 saja, sementara untuk kelas lainnya ikut berpartisipasi,” ucapnya.
Disisi lain, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna yang menghadiri acara tersebut menyampaikan bahwa dalam Kurikulum Merdeka, kegiatan semacam ini memiliki peran yang penting. Selain mengajarkan keterampilan berhitung kepada siswa, acara ini juga melatih mental dan jiwa kewirausahaan mereka.
“Jadi kegiatan seperti ini penting untuk siswa. Selain melatih ilmu matematika karena berjualan, juha melatih mental dan jiwa semangat menjadi wirausahanya. Saya berharap acara semacam ini akan terus dilakukan untuk meningkatkan semangat kewirausahaan di kalangan siswa,” pungkasnya. (gsn/mbn)























