DENPASAR, MediaBaliNews – Polresta Denpasar menyiagakan ratusan personel gabungan untuk mengawal ketat jalannya Pawai Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-XLVIII Tahun 2026. Langkah antisipasi ini ditandai dengan menggelar apel kesiapan pengamanan di kawasan Niti Mandala Renon, Jalan Ir. H. Juanda No. 5, Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Sabtu (13/6/2026).
Apel kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Kabagops Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, S.H., didampingi jajaran Polsek Denpasar Timur. Demi memastikan seluruh rangkaian pawai pembukaan ajang seni tahunan terbesar di Bali ini berlangsung aman, tertib, dan lancar, sebanyak 112 personel langsung diterjunkan ke titik-titik krusial.
Dalam arahannya, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa memaparkan bahwa seluruh personel di lapangan wajib melaksanakan tugas pengamanan dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis. Pendekatan ini dinilai penting dalam menyikapi situasi serta perkembangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Kota Denpasar.
“Personel diinstruksikan untuk selalu siaga, memberikan pelayanan prima, sekaligus mengingatkan para penonton agar tidak memasuki jalur parade demi kelancaran acara,” tegasnya.
Suaka menuturkan, pengamanan kali ini dilakukan secara menyeluruh dan berlapis, mulai dari jalur utama kegiatan hingga area pendukung lainnya. Berdasarkan pantauan di lapangan, potensi kerawanan yang diantisipasi tidak hanya kemacetan lalu lintas akibat lonjakan volume kendaraan, melainkan juga potensi tindak kriminal jalanan.
Kerawanan di area publik yang padat massa kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan yang memendam iktikad buruk. Oleh sebab itu, Kabagops menekankan pentingnya pengawasan ketat di area kantong parkir guna mengantisipasi terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta kejahatan 3C lainnya, yakni pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas).
“Kami juga berkoordinasi dengan petugas Dinas Perhubungan dalam pengaturan lalu lintas dan penataan parkir, sehingga kehadiran aparat keamanan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” urai Kabagops.
Mengingat agenda tahunan ini menyedot perhatian publik dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta tamu undangan penting, seluruh personel diingatkan untuk tetap menjaga sikap tampang, kedisiplinan, dan etika selama menjalankan tugas di lapangan. Langkah ini diambil agar tidak ada ruang bagi kelalaian yang bisa dijadikan kambing hitam atas potensi gangguan keamanan.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membeberkan bahwa pengetatan pengamanan ini bertujuan utama untuk memberikan rasa nyaman, baik kepada masyarakat lokal maupun wisatawan domestik dan mancanegara yang berbondong-bondong hadir.
“Polresta Denpasar bersama Polsek Denpasar Timur menerjunkan 112 personel untuk mengamankan Pawai Pembukaan PKB ke-XLVIII Tahun 2026. Pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat, mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengatur kelancaran arus lalu lintas, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Bali dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” kata Iptu I Gede Adi Saputra Jaya saat memberikan keterangan pers kepada awak media.
Lebih lanjut, ia mengimbuhkan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mendukung setiap kegiatan budaya dan kemasyarakatan di Pulau Dewata melalui pola pengamanan yang persuasif namun tetap tegas. Sinergi yang solid antar-instansi terkait diharapkan mampu menyukseskan pelaksanaan Pawai Pembukaan PKB ke-XLVIII Tahun 2026, sekaligus menjadikannya sebagai momentum pelestarian seni budaya Bali yang aman dan penuh semangat kebersamaan. (ang/mbn)






















