Wednesday, April 15, 2026
spot_img
Wednesday, April 15, 2026

Nuanu Creative City Rayakan Peran Seniman Perempuan dalam Ekosistem Kreatif Bali

TABANAN, MediaBaliNews – Kawasan kreatif Nuanu Creative City terus memperkuat posisinya sebagai wadah kolaborasi lintas disiplin yang sangat inklusif bagi para kreator dunia.

Melalui platform Labyrinth Art Gallery, ekosistem ini memberikan ruang eksperimen luas bagi seniman untuk mengekspresikan berbagai gagasan inovatif mereka. Langkah strategis ini bertujuan menciptakan dialog kreatif yang lebih dinamis antara pemilik karya dengan masyarakat luas di Pulau Dewata.

“Dalam ekosistem kreatif, perempuan membawa perspektif sangat penting melalui pengalaman hidup dan cara unik mereka membaca dinamika dunia,” ujar Ida Ayu Astari Prada, Director of Brand and Communications Nuanu Creative City, Jumat, 13 Maret 2026.

Nuanu memanfaatkan momentum International Women’s Day untuk menyoroti kontribusi besar dua seniman perempuan berbakat, Wicitra Pradnyaratih dan Sarita Ibnoe. Keduanya menghadirkan refleksi personal tentang lingkungan serta pengalaman hidup dalam pameran bertajuk Semburat Bali yang berlangsung hingga kini. Kehadiran pameran tersebut menjadi bukti nyata komitmen Nuanu dalam mendukung keberagaman suara di dalam industri seni rupa global.

“Kami ingin memastikan bahwa ruang kreatif dapat menjadi platform terbuka bagi berbagai suara agar ekosistem yang terbentuk menjadi lebih hidup,” kata Ida Ayu Astari Prada menambahkan penjelasannya.

Wicitra Pradnyaratih mengeksplorasi hubungan antara alam, warna, dan suara melalui pendekatan audio-visual yang sangat memukau bagi pengunjung. Seniman berbasis di Bali ini membangun narasi feminine landscape yang menonjolkan sisi organik serta emosional dari fenomena alam. Karya unggulannya yang berjudul Midnight Bloom menggunakan simbol bunga sebagai penanda kekuatan dan ketahanan bagi identitas perempuan masa kini.

“Persoalannya bukan pada kapasitas perempuan, melainkan pada terbatasnya akses dan kesempatan yang seharusnya terbuka secara adil bagi siapa pun,” tutur Wicitra Pradnyaratih dengan tegas.

Baca Juga :  Ramaeyani Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Pencarian

Sementara itu, Sarita Ibnoe menghadirkan praktik artistik yang berakar kuat pada teknik tenun tekstil tradisional yang dikemas secara modern. Ia merangkai berbagai pengalaman hidup personal menjadi sebuah narasi visual yang menyentuh isu-isu sosial di lingkungan sekitarnya. Salah satu karya monumentalnya yang berjudul Resistance merefleksikan gerakan solidaritas kolektif masyarakat dalam menghadapi situasi krisis di pusat kota.

“Perempuan kini tidak hanya hadir sebagai pencipta karya, tetapi juga sebagai penggerak ekosistem seni seperti kurator hingga penghubung komunitas,” jelas Sarita Ibnoe secara lugas.

Pihak manajemen Labyrinth Art Gallery menegaskan bahwa galeri bukan hanya sekadar tempat untuk memamerkan benda seni secara pasif. Mereka berkomitmen membangun percakapan mendalam yang melibatkan seniman dari berbagai latar belakang budaya dan disiplin ilmu yang berbeda. Ruang ini menjadi jembatan penting untuk memperkaya perspektif publik terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang disampaikan melalui goresan karya seni.

“Kami ingin memastikan bahwa platform seperti Labyrinth dapat menghadirkan seniman dari berbagai latar belakang dan memberikan ruang bagi perspektif beragam,” ujar Samuel David selaku Gallery Manager.

Nuanu Creative City sendiri merupakan kawasan seluas 44 hektar yang dirancang sebagai pusat integrasi antara pendidikan, seni, dan gaya hidup alam. Keberadaan ekosistem ini diharapkan mampu memicu perubahan positif bagi ekonomi kreatif di Bali melalui pemberdayaan komunitas lokal yang berkelanjutan. Melalui pameran Semburat Bali, Nuanu membuktikan bahwa kolaborasi inklusif adalah kunci utama dalam membentuk lanskap seni masa depan yang lebih cerah.

“Ruang seperti ini penting untuk membangun komunitas di antara seniman agar kita semua bisa saling mendukung dan berkembang sehat,” pungkas Sarita Ibnoe. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI