JEMBRANA, MediaBaliNews – Pimpin Apel Kesiapan Operasi Pekat Agung 2023, dalam rangka Kamtibmas melalui penanganan segala bentuk penyakit masyarakat, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana kerahkan 526 personel.
Apel yang berlangsung di Lapangan Polres Jembrana, Rabu (9/8), dihadiri oleh para Kabag, Kapolsek se-Kabupaten Jembrana, Kasat, Perwira dan Personil yang tersprin Ops Nusa Agung-2023, berjumlah 76 orang.
Kapolres Juliana dalam sambutannya menyampaikan amanat Kapolda Bali, yang intinya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada para Kasatker dan Kasatwil, seluruh personel Polda Bali dan jajaran atas dedikasi dan kinerja positif yang telah dilaksanakan selama ini.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Operasi Pekat Agung-2023 ini akan dilaksanakan selama 16 hari, yang mulai dilaksanakan dari tanggal 10 sampai tanggal 25 Agustus 2023 secara serentak di Bali.
Dalam Operasi Pekat Agung kali ini akan menyasar beberapa titik yang dianggap rawan, seperti akses pintu keluar masuk Bali, baik pelabuhan maupun bandara, lokasi daya tarik wisata, pusat perbelanjaan dan daerah yang rawan pencurian, begal, premanisme serta tempat hiburan malam.
“Jadi operasi harkamtibmas kali ini, kita masih akan menerapkan pola terbuka dan tertutup dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum dan kegiatan kepolisian lainnya,” ungkapnya.
Kemudian, pihaknya mengatakan sebanyak 526 personel akan dilibatkan, terdiri dari 200 personel Satgas Polda dan 326 personel Satgas Opsres. Ia berharap, dengan adanya operasi ini akan dapat mencegah perkembangan dan menekan segala bentuk penyakit masyarakat di daerah hukum Polda Bali dan jajaran khususnya Jembrana.
“Saya harap para pejabat dan personel yang terlibat, dapat melaksanakan kegiatan operasi dengan baik. Saya juga meyakini jika semua sudah memahami tugasnya,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya mengungkapkan bahwa kerawanan dan gangguan kamtibmas di masyarakat pada periode semester 1 tahun 2023 ini mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan periode semester 1 tahun 2022. Oleh karena itu, untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif Polda Bali melaksanakan operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Operasi Pekat Agung 2023.
“Jadikan kegiatan apel kesiapan pasukan ini sebagai sarana konsolidasi untuk menyamakan persepsi mengenai rencana operasi dan cara bertindak yang telah ditentukan sebelumnya. Selain itu, memanfaatkan juga fasilitas yang dimiliki serta menghindari pelanggaran sekecil apapun saat pelaksanaan operasi,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















