TABANAN, MediaBaliNews – Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan kembali terjadi di Tanah Lot, Bali, khususnya selama perayaan Galungan minggu lalu.
Selama tujuh hari, tercatat 32.959 wisatawan mengunjungi ikon wisata Bali ini. Puncak kunjungan terjadi pada hari Galungan dengan 5.561 pengunjung, disusul Manis Galungan dengan 4.970 pengunjung. Daya tarik utama Tanah Lot tetaplah keindahan alam dan suasana spiritual yang kental.
Selain tingginya angka kunjungan, progres pemugaran Pura Tanah Lot juga berjalan lancar.
Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana menjelaskan bahwa penanganan keretakan tebing ini penting untuk menjaga keselamatan pengunjung dan keutuhan tebing sebagai daya tarik alam Tanah Lot.
Tanah Lot terus menjadi prioritas utama dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya di Bali. Dengan berbagai upaya perbaikan yang sedang berlangsung, diharapkan kawasan ini tetap terjaga kelestariannya demi kenyamanan dan keamanan wisatawan serta masyarakat lokal.
āKami terus berupaya untuk perbaikan dan meningkatkan kunjungan,ā ucapnya.
Pengempon dan Asisten Manajer DTW Tanah Lot, I Putu Toni Wirawan menyatakan bahwa pembangunan telah mencapai 50 persen, dari total pekerjaan yang direncanakan dan akan dilanjutkan kembali setelah pelaksanaan Pujawali pada 9 Oktober 2024.
āPemugaran diharapkan dapat menjaga kelestarian Pura Tanah Lot sebagai destinasi wisata religi ikonik di Bali,ā katanya, Jumat (27/9/2024).
Terkait keretakan tebing di Pura Batu Bolong, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida telah melakukan pengukuran dan pemasangan patok sebagai langkah awal perbaikan struktural. (ang/mbn)






















