Thursday, April 23, 2026
Thursday, April 23, 2026

Perumda Sanjayaning Singasana Buru Rp24 Miliar, Kebut Target Omzet Akhir Tahun

TABANAN, MediaBaliNews – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana Tabanan memasuki dua bulan terakhir tahun 2025 dengan target ambisius. Perumda yang sebelumnya bernama Dharma Santhika tersebut masih harus mengejar omzet sekitar dua puluh empat miliar rupiah.

Total target omzet yang ditetapkan perusahaan daerah itu untuk tahun 2025 adalah enam puluh empat miliar rupiah. Capaian ini menunjukkan Perumda harus bekerja keras menggenjot penjualan.

Hingga bulan Oktober 2025, Perumda Sanjayaning Singasana telah mencatat omzet sekitar empat puluh miliar rupiah. Nilai capaian tersebut terbilang cukup besar, tetapi masih memerlukan upaya ekstra. Perusahaan daerah tersebut mengandalkan komoditas beras sebagai penyumbang pendapatan terbesar.

“Pendapatan terbesar kami peroleh dari penjualan komoditas beras yang berkontribusi lebih dari 50 persen total omzet,” ujar Direktur Utama Perumda Sanjayaning Singasana Tabanan, Kompyang Pasek Wedha, Senin (3/11/2025).

Ia menjelaskan, beras dipasok Perumda ke berbagai supermarket, hotel, serta toko jejaring di sejumlah wilayah. Kontribusi beras menjadi kunci utama pendapatan.

Kompyang Pasek Wedha menjelaskan, penetapan target omzet tahun ini berlandaskan pada capaian tahun 2024 lalu. Penjualan tertinggi tahun sebelumnya berhasil dicapai melalui toko jejaring. Total nilai penjualan ke toko jejaring mencapai dua puluh empat miliar rupiah dari sekitar delapan puluh unit toko.

Penjualan beras ke jaringan hotel Marriot Group turut menyumbang pendapatan signifikan. Pendapatan dari Marriot Group mencapai tiga belas miliar rupiah. Sementara itu, penjualan di luar jaringan tersebut menyumbang pendapatan sebesar satu koma tiga miliar rupiah.

“Kami rutin melaksanakan pasar murah minimal lima kali dalam sebulan,” jelas Kompyang Pasek Wedha. Ia menambahkan, pihaknya berharap dapat menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan. Kolaborasi ini diharapkan membuat kegiatan pasar murah menjadi lebih optimal.

Baca Juga :  Waspada Pasang Laut Saat Upacara Agung Wraspati Kalpa, Manajemen Tanah Lot Rilis Jadwal Surut untuk Pemedek

Dengan sisa waktu dua bulan terakhir tahun 2025, Perumda terus melakukan berbagai langkah strategis. Mereka berusaha keras menggenjot penjualan. Upaya tersebut termasuk memperluas jaringan pasar dan rutin menggelar pasar murah.

Kompyang Pasek Wedha menyatakan optimisme tinggi target penjualan tahun ini dapat tercapai. Ia meyakini kerja keras timnya akan membuahkan hasil positif. Optimisme ini menjadi semangat seluruh jajaran direksi dan karyawan.

“Astungkara, dengan sisa waktu dua bulan ini kami yakin bisa menembus target Rp64 miliar,” tegas Kompyang Pasek Wedha. Ia mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat. Capaian target ini menunjukkan kesehatan finansial Perumda yang kini bernama Sanjayaning Singasana. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI