Tuesday, May 26, 2026
Tuesday, May 26, 2026

Polres Tabanan Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Melalui Pelantikan Ribuan Siswa PKS

TABANAN, MediaBaliNews – Kepolisian Resor Tabanan memperkuat barisan pengamanan swakarsa di lingkungan sekolah guna meredam tingginya fatalitas kecelakaan di jalan raya.

Sebanyak 1.012 siswa dari jenjang SMP hingga SMK resmi menyandang status sebagai anggota Patroli Keamanan Sekolah pada Selasa pagi. Upacara pelantikan massal ini berlangsung khidmat di Lapangan Alit Saputra dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektoral.

“Saya menyatakan peserta Patroli Keamanan Sekolah tahun 2026 resmi dilantik sebagai perpanjangan tangan Polisi Lalu Lintas di tingkat sekolah,” ujar Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, Selasa, 10 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis kepolisian dalam membangun kesadaran hukum sejak dini bagi para pelajar di Kabupaten Tabanan. Seluruh peserta yang hadir mengucapkan deklarasi tertib berlalu lintas untuk mewujudkan visi daerah yang minim angka kecelakaan. Anggota PKS baru ini memiliki tanggung jawab besar sebagai pelopor keselamatan bagi rekan sejawat mereka di lingkungan pendidikan.

“Kami siap menjadi pelopor dan role model tertib berlalulintas di masyarakat dengan selalu mentaati peraturan dan tata tertib yang berlaku,” ucap para peserta saat membacakan deklarasi secara serentak.

Kapolres Putu Bayu Pati menegaskan bahwa PKS merupakan mitra vital kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat secara mandiri. Para siswa ini mendapatkan pelatihan khusus mengenai teknik pengaturan lalu lintas dan pencegahan terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja. Program ekstrakurikuler ini bertujuan membentuk karakter pelajar yang tanggap, disiplin, serta memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi.

“Patroli Keamanan Sekolah saat ini menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang melatih para pesertanya untuk melaksanakan pengamanan swakarsa di sekolah,” tutur AKBP I Putu Bayu Pati dalam amanatnya.

Langkah penguatan PKS ini juga menjadi respons cepat kepolisian terhadap tingginya kasus kecelakaan yang melibatkan warga usia produktif. Hingga awal Februari 2026, data menunjukkan angka kecelakaan masih berada pada grafik yang cukup mengkhawatirkan bagi semua pihak. Polisi mencatat banyak korban dari kalangan remaja yang belum sepenuhnya memahami pentingnya standar keselamatan saat berkendara.

Baca Juga :  Skandal Penyalahgunaan Dana UEP di Kerambitan: Empat Tersangka Ditahan

“Sampai dengan hari ini tercatat sebanyak 129 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia mencapai sebanyak tujuh orang,” kata AKBP I Putu Bayu Pati merinci data kecelakaan.

Kepala Kepolisian Resor Tabanan juga menyoroti kerugian material akibat insiden di jalan raya yang telah mencapai ratusan juta rupiah. Beliau menginstruksikan para siswa agar tidak melakukan modifikasi kendaraan yang melanggar aturan standar keselamatan nasional yang berlaku. Penggunaan helm standar SNI dan kepatuhan terhadap batas kecepatan menjadi kewajiban mutlak bagi seluruh pelajar yang membawa kendaraan.

“Sebagian besar korban kecelakaan merupakan usia produktif antara 15 sampai 35 tahun sehingga peran PKS sangat penting bagi kami,” ujar Kapolres Tabanan dengan nada yang sangat tegas.

Acara pelantikan ini kemudian ditutup dengan peragaan kemampuan gerakan pengaturan lalu lintas oleh anggota PKS dan Polisi Cilik. Kehadiran pejabat pemerintah daerah dan perwakilan TNI menunjukkan dukungan penuh terhadap program pembinaan generasi muda di Tabanan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan budaya tertib jalan raya yang berkelanjutan untuk masa depan masyarakat yang lebih aman.

“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kerja sama antara Kepolisian dengan Dinas Pendidikan dalam membina pelajar sebagai generasi penerus bangsa,” ucapnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI