Thursday, June 4, 2026
Thursday, June 4, 2026

Ramadan Tetap Siaga, Lapas Tabanan Gelar Tes Urine Mendadak bagi Petugas dan Napi

TABANAN, MediaBaliNews – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan memperketat pengawasan internal guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan.

Otoritas penjara melaksanakan inspeksi mendadak berupa tes urine acak bagi seluruh jajaran petugas maupun warga binaan pemasyarakatan. Langkah deteksi dini ini bertujuan untuk memastikan lingkungan penjara tetap kondusif serta bersih dari praktik penyalahgunaan narkotika yang merusak.

“Meskipun saat ini berada di bulan Ramadan, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan sehingga situasi Lapas tetap dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar Kepala Lapas Tabanan, Muhamad Prawira, saat memberikan keterangan resmi di Klinik Lapas, Jumat (20/2).

Tim medis Lapas Tabanan memimpin langsung proses pengambilan sampel urine kepada sejumlah orang yang terpilih secara acak. Para petugas serta narapidana harus melewati rangkaian pemeriksaan kesehatan yang ketat untuk menjamin transparansi hasil pengujian laboratorium. Manajemen lapas berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas keamanan internal agar seluruh ibadah pada bulan puasa berjalan lancar.

“Salah satu bentuk nyata pengawasan yang kami laksanakan yaitu melalui pelaksanaan tes urine secara berkala baik bagi petugas maupun warga binaan,” tegas Prawira saat memantau jalannya pemeriksaan di lapangan.

Subseksi Keamanan Lapas Tabanan terus melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan yang mungkin muncul selama aktivitas malam hari di penjara. Petugas keamanan meningkatkan intensitas patroli pada blok hunian untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam sel. Penjagaan pada pintu utama juga mendapatkan tambahan personel guna memeriksa setiap barang kiriman dari keluarga para narapidana.

“Tes urine kami laksanakan kepada lima orang petugas dan sepuluh orang warga binaan yang kami pilih secara acak melalui sistem,” jelas Kepala Subseksi Keamanan Lapas Tabanan, Agung Adiwiguna, terkait teknis operasional pemeriksaan tersebut.

Baca Juga :  Kebanjiran Job di Momen Tumpek Landep, Jasa Cuci Motor Lapas Tabanan Diserbu Warga

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa seluruh sampel urine dari petugas maupun warga binaan menunjukkan indikator negatif narkoba. Pencapaian ini membuktikan efektivitas pembinaan serta pengawasan yang konsisten oleh jajaran pengamanan Lapas Tabanan selama satu tahun terakhir. Pihak pimpinan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh staf yang tetap menjaga integritas meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim medis, petugas serta warga binaan yang menjalani tes urine hasilnya semua dinyatakan negatif,” ucap Agung Adiwiguna saat membacakan laporan resmi hasil tes laboratorium tersebut.

Lapas Tabanan secara rutin mengagendakan kegiatan serupa tanpa pemberitahuan terlebih dahulu guna menciptakan efek jera bagi para pelanggar. Lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan aman menjadi syarat mutlak bagi keberhasilan program rehabilitasi serta reintegrasi sosial narapidana. Masyarakat luas diharapkan memberikan dukungan positif terhadap upaya pencegahan narkoba yang berlangsung secara konsisten di balik jeruji besi.

“Kami menegaskan komitmen dalam menjaga keamanan serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan juga kondusif,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI