Tuesday, June 30, 2026
Tuesday, June 30, 2026

Satu Bulan Tak Terlihat, Lansia di Baturiti Ditemukan Meninggal Dunia Membusuk di Dalam Rumah

TABANAN, MediaBaliNews – Warga Banjar Selat, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, digemparkan oleh penemuan jenazah seorang wanita lanjut usia (lansia) di dalam rumahnya.

Korban ditemukan dalam kondisi membusuk setelah pihak keluarga dari Jakarta datang melakukan pengecekan lantaran korban dilaporkan sudah sebulan tidak terlihat beraktivitas di luar rumah.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan luar, korban diduga kuat meninggal dunia secara alami karena sakit,” kata Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, Senin, 29 Juni 2026.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Minggu siang, 28 Juni 2026, sekitar pukul 14.00 WITA. Korban diketahui bernama Kwee Tjin Chang, wanita berusia 76 tahun asal Bandung yang menetap di wilayah Kecamatan Baturiti. Kasus ini pertama kali dilaporkan oleh Bendesa Adat Selat, I Ketut Leneng, ke Polsek Baturiti setelah bersama-sama mengecek langsung ke dalam rumah korban.

“Kronologi penemuan berawal dari laporan warga yang curiga karena korban sudah kurang lebih satu bulan tidak pernah kelihatan keluar rumah,” ujarnya.

Mendapat keluhan dari warga pada Jumat, 26 Juni 2026, Bendesa Adat langsung berinisiatif menghubungi kerabat korban yang tinggal di Jakarta. Menindaklanjuti kabar tersebut, salah satu anggota keluarga korban bernama Lim Siu Tiong (50) bergegas terbang ke Bali dan tiba pada hari Minggu untuk mengecek kondisi korban.

Didampingi Bendesa Adat dan tokoh warga setempat, pihak keluarga terpaksa masuk ke dalam rumah untuk melakukan pencarian. Begitu berhasil masuk, para saksi langsung mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat dan mendapati korban sudah terbujur kaku dengan posisi tertelungkup di dalam ruangan. Kondisi fisik korban dipastikan sudah mengalami dekomposisi atau pembusukan lanjut.

Baca Juga :  Buruh Proyek Gasak Motor dan Uang Rekan Kerja, Diciduk di Jember

Petugas Polsek Baturiti yang menerima laporan darurat segera mendatangi lokasi kejadian bersama tim medis dari Puskesmas 2 Baturiti untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad lansia tersebut.

“Hasil pemeriksaan medis menegaskan bahwa pada tubuh korban sama sekali tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik maupun luka terbuka yang mengarah pada dugaan tindak pidana,” tuturnya.

Setelah proses identifikasi dan olah TKP selesai dilakukan, tim gabungan langsung mengevakuasi jenazah korban menggunakan unit ambulans menuju Rumah Sakit Singasana Nyitdah, Kediri, Tabanan, untuk penanganan logistik lebih lanjut. Pihak keluarga korban telah mengikhlaskan kepergian lansia tersebut dan berencana untuk segera melaksanakan prosesi kremasi. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI