Tuesday, June 30, 2026
Tuesday, June 30, 2026

Dramatis, Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Proyek yang Terjebak Air Pasang di Bawah Tebing Uluwatu

MANGUPURA, MediaBaliNews – Operasi penyelamatan darurat berskala besar yang digelar oleh tim SAR gabungan di pesisir selatan Bali berjalan sukses. Dua orang pekerja bangunan yang sempat terjebak semalaman di atas batu karang akibat hantaman ombak pasang akhirnya berhasil diangkat ke atas tebing dalam kondisi selamat. Proses evakuasi berlangsung menegangkan lantaran petugas harus menaklukkan medan vertikal yang ekstrem.

“Seluruh korban yang terjebak di bawah tebing berhasil dievakuasi dengan selamat dalam kondisi kesehatan yang stabil,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Minggu, 28 Juni 2026.

Peristiwa mendebarkan ini menimpa tiga orang buruh proyek bernama Rendi (20), Mansur (47), dan Tarmuji (50). Insiden bermula pada Sabtu, 27 Juni 2026, saat ketiganya berjalan menyusuri area pesisir dari arah Pantai Nyang-Nyang menuju ke utara. Sialnya, setibanya di bawah tebing kawasan Pura Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, air laut mendadak pasang tinggi dan memutus akses jalan mereka.

“Ketiga korban langsung berupaya menyelamatkan diri dengan cara memanjat dan berlindung di atas bongkahan batu karang,” ujarnya.

Di tengah situasi panik, salah satu korban bernama Mansur nekat mengambil keputusan ekstrem dengan berenang menerjang ombak ke tengah laut demi mencari bantuan. Aksi berani tersebut membuahkan hasil; Mansur berhasil mencapai daratan dengan selamat dan langsung melaporkan petaka yang menimpa kedua rekannya kepada otoritas setempat. Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan resmi malam itu sekitar pukul 20.40 WITA.

Armada penolong yang tiba di lokasi langsung melakukan pemetaan medan untuk merancang taktik evakuasi. Namun, karena ketinggian tebing mencapai 100 meter serta jarak pandang yang sangat terbatas di malam hari, diputuskan bahwa proses pengangkatan korban baru dilaksanakan pada Minggu pagi, 28 Juni 2026, pukul 06.00 WITA. Selama bermalam di atas karang, petugas memastikan posisi korban tetap aman dan komunikasi terus terjaga.

Baca Juga :  Pemkab Badung Gelar Sosialisasi Persyaratan Penyaluran KUR Dengan Pola Channeling

Tepat pukul 06.15 WITA, tim SAR menurunkan seorang personel penyelamat ke dasar tebing menggunakan teknik lowering (menurunkan tali). Setelah berhasil menjangkau korban, proses pengangkatan dilakukan secara bergantian menggunakan teknik lifting (penarikan vertikal). Korban pertama, Tarmuji, berhasil ditarik ke atas tebing pada pukul 07.24 WITA, disusul oleh korban kedua, Rendi, pada pukul 07.48 WITA.

Operasi kemanusiaan yang berjalan lancar ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas Bali, Bhabinkamtibmas, Linmas, Pecalang Desa Pecatu, hingga masyarakat dan kerabat kerja korban.

“Setelah berhasil dievakuasi ke atas tebing, kedua korban langsung kami bawa menuju Balai Desa Pecatu untuk mendapatkan perawatan dan pemulihan kondisi,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI