Monday, June 1, 2026
Monday, June 1, 2026

Seleksi JPT Pratama Tabanan Rampung, Istri Bupati Sanjaya dan Nyoman Sastera Raih Skor Puncak

TABANAN, MediaBaliNews – Tahapan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan telah mencapai garis akhir. Persaingan ketat ini memperebutkan dua posisi strategis, yaitu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Panitia Seleksi Terbuka JPT resmi mengumumkan hasil akhir penilaian dari seluruh tahapan seleksi melalui Pengumuman Nomor 821/23/PANSEL-JPT/2025 tertanggal 21 Oktober 2025. Proses seleksi ini menjamin terciptanya tata kelola pemerintahan yang profesional.

Hasil akhir penilaian menampilkan dua nama yang berhasil menduduki peringkat teratas untuk masing-masing jabatan. I Nyoman Sastera Wibawa, S.STP., M.AP memimpin dengan nilai tertinggi untuk Kepala BKPSDM. Sementara itu, istri Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, Ni Ketut Rai Wahyuni, S.H., M.M meraih skor puncak untuk posisi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

“Seluruh tahapan telah kami laksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan,” ujar Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Tabanan, Dr. I Gede Susila, S.Sos., M.Si. Ia menjamin, nilai yang diperoleh setiap peserta merupakan hasil akumulasi yang sah dari setiap tahapan seleksi yang telah ditetapkan secara ketat.

I Nyoman Sastera Wibawa mencatatkan skor tertinggi untuk Kepala BKPSDM dengan total nilai 84,49. Posisi kedua ditempati I Dewa Putu Mahendra, S.STP., M.M dengan capaian nilai 81,73. Peringkat ketiga diisi oleh Ir. I Gede Made Partana, S.T., M.Si dengan nilai 80,28, disusul I Gusti Putu Winiantara, S.Sos yang menempati urutan keempat dengan nilai 79,87.

Sementara itu, persaingan untuk Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia juga menunjukkan hasil yang sangat kompetitif. Ni Ketut Rai Wahyuni, S.H., M.M tampil sebagai peraih nilai tertinggi dengan akumulasi skor 85,80. Peringkat kedua diduduki Ida Ayu Windayani Kusumaharani, S.E., M.M dengan nilai 84,46.

Baca Juga :  Golkar Tabanan Sudah Siapkan 5 Calon untuk Pilkada 2024

“Nilai akhir yang diperoleh peserta merupakan akumulasi dari empat komponen penilaian utama yang memiliki bobot berbeda,” tutur Dr. I Gede Susila. Ia menjelaskan bahwa komponen Penilaian Administrasi dan Rekam Jejak menyumbang dua puluh persen. Assessment Test memberi kontribusi dua puluh lima persen. Penulisan Makalah memegang porsi dua puluh persen. Wawancara terakhir memiliki bobot tertinggi, yakni tiga puluh lima persen.

Susila menegaskan bahwa keputusan Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Panitia berharap hasil seleksi ini mampu menjaring pejabat yang berintegritas dan kompeten. Mereka harus mampu memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kinerja pemerintahan Tabanan.

Dua posisi ini memegang peranan krusial dalam struktur organisasi Pemkab Tabanan. Kepala BKPSDM bertanggung jawab mengelola seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) ASN. Sementara itu, Staf Ahli akan memberikan masukan strategis terkait kebijakan kemasyarakatan. Pejabat terpilih harus segera membawa dampak positif bagi publik.

“Kami berharap para pejabat yang terpilih nantinya mampu membawa inovasi serta semangat baru,” pungkas Dr. I Gede Susila. Ia berharap pejabat yang baru dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Hasil seleksi ini memastikan Pemkab Tabanan mengisi dua kursi jabatan vital tersebut. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI