Thursday, February 19, 2026
Thursday, February 19, 2026

Sempat Dirawat, Seekor Penyu Hijau akhirnya Mati

JEMBRANA, MediaBaliNews – Seekor penyu hijau (Chelonia Mydas) yang ditemukan dalam kondisi lemas oleh seorang nelayan pada hari Jumat (23/6) di pantai Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, akhirnya mati.

Koordinator Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih Perancak, I Wayan Anom Astika Jaya mengatakan, bahwa penyu tersebut pertama kali ditemukan mengapung oleh seorang nelayan yang kebetulan sedang menjaring ikan.

“Bukan terkena jaring, tapi mengapung dan dilihat oleh nelayan yang sedang menjaring ikan pada sore hari, ” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, (25/6).

Lebih lanjut, Astika menjelaskan bahwa penyu tersebut mengapung dengan kondisi lemas. Sempat beberapa kali dibawa ke tengah, namun penyu tersebut tidak bergerak dan menepi kedarat. “Malahan penyunya tidak bergerak, kemudian terbawa ombak dan menepi kedarat, ” jelasnya.

Menurut Astika, penyu hijau tersebut diperkirakan berumur 20 tahun dengan panjang 62 centimeter dan lebar 52 centimeter itu mati diduga karena banyaknya parasit yang ada ditubuh penyu tersebut.

Astika mengaku, pihaknya sempat melakukan perawatan dengan menyuntikan obat dan antibiotik atau vitamin kepada penyu tersebut, namun apa ada penyu malang tersebut akhirnya mati dan dikubur di pantai Prancak, Kecamatan Jembrana.

“Karena sudah selama tiga hati diobservasi di Kurma Asih. Kita sudah berupaya untuk menolongnya, tapi apa daya karena penyu tersebut saat ditemukan kondisinya sangat memperihatinkan. Terdapat karapas dan siripnya penuh dengan teritip serta parasit, ” tandas Astika. (gsn/mbn)

Baca Juga :  Disenggol Mobil Kijang, Pengendara Motor Oleng dan Tertabrak Fortuner di Mendoyo
BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI