KLUNGKUNG, MediaBaliNews – Seorang nenek lanjut usia bernama Ni Wayan Gayatri akhirnya ditemukan selamat setelah menghilang semalam di tengah hutan Desa Sakti.
Perempuan berusia 75 tahun tersebut sebelumnya berpamitan meninggalkan rumah untuk mencari pakan ternak pada Kamis sore. Tim SAR gabungan segera melakukan operasi pencarian besar-besaran karena korban tidak kunjung kembali hingga matahari terbenam.
“Karena jarak pandang terbatas maka pencarian kami hentikan sementara dan dilanjutkan pada pagi hari tadi,” jelas Cakra Negara, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, pada Jumat, 8 Mei 2026.
Regu penyelamat memulai kembali penyisiran hutan sejak pukul tujuh pagi dengan melibatkan personel kepolisian dan warga setempat. Tim membagi kelompok menjadi beberapa unit kecil untuk menyisir semak belukar yang sangat lebat di sebelah barat desa. Mereka berfokus menelusuri rute yang biasa dilewati korban saat mengumpulkan rumput untuk sapi peliharaannya di ladang.
“Pencarian dimulai dari tempat biasa korban mencari makan sapi, kita menyisir memasuki hutan dengan sangat teliti,” terang Cakra saat menjelaskan prosedur operasi di lapangan.
Petugas menemukan titik terang saat melihat tumpukan dedaunan yang tertata rapi beserta batang pengait di sebuah area terbuka. Temuan ini menjadi petunjuk krusial bagi tim untuk memusatkan area pencarian ke arah selatan dari lokasi awal. Cuaca di wilayah Nusa Penida yang cukup terik tidak menyurutkan semangat tim gabungan beserta keluarga untuk menemukan keberadaan korban.
“Selanjutnya tim SAR gabungan menyisir secara menyebar guna mempercepat penemuan korban yang diperkirakan masih berada di sekitar hutan,” katanya menambahkan strategi tim.
Harapan keluarga membuncah ketika anak korban melihat sosok perempuan berjalan perlahan dari arah rimbunnya pepohonan hutan. Korban ditemukan dalam kondisi yang sangat lemas dan tampak linglung setelah menghabiskan malam tanpa perlindungan yang memadai. Tim medis segera memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya mengantar Ni Wayan Gayatri kembali menuju kediaman pihak keluarga.
“Posisi penemuan berada kisaran satu kilometer sebelah selatan dari lokasi penemuan pakan ternaknya di area hutan tersebut,” tutur Cakra saat mengonfirmasi lokasi penemuan.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga setempat agar lebih waspada saat beraktivitas sendirian di kawasan hutan yang terjal. Lansia di Nusa Penida ditemukan selamat ini kini sedang menjalani masa pemulihan kondisi fisik di rumahnya bersama kerabat dekat. Koordinasi yang solid antara Unit Siaga SAR, Polsek Nusa Penida, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan operasi kemanusiaan ini.
“Kami sangat bersyukur karena korban dapat ditemukan dalam kondisi bernyawa meskipun keadaannya terlihat masih cukup linglung,” pungkas Cakra. (ang/mbn)






















