Thursday, February 19, 2026
Thursday, February 19, 2026

TMMD ke 118 Resmi Ditutup, Kodim 1617/Jembrana Lakukan Serah Terima

JEMBRANA, MediaBaliNews – Pelaksanaan TMMD ke 118 Kodim 1617/Jembrana di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, resmi ditutup. Dansatgas Kodim 1617/ Jembrana lakukan serah terima dengan upacara penanda tanganan kepada Bupati Jembrana berlangsung di Lapangan MAN 3 Jembrana, Kamis (19/10)

TMMD ke 118 Kodim 1617/Jembrana dengan tema ”Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI – Rakyat Semakin Kuat” dihadiri oleh Bupati Jembrana l Nengah Tamba yang diwakili Sekretaris Daerah Jembrana Drs. I Made Budiasa beserta Forkompinda, Danrem 163/Wira Satya Satya Kapolres Jembrana yang di wakili Waka Polres.

Untuk meramaikan acara, beberapa Stand UMKM, stand Pasar Murah, Stand Pelayanan Kesehatan dan KB. Bahkan, hiburan seperti Musik Jegog, Marshing Band MAN 3 Jembrana dan Tari Mekepung Turut meriahkan penutupan TMMD ke 118 Kodim 1617/Jembrana.

Dansatgas TMMD ke 118 Kodim 1617/ Jembrana Letkol lnf. Teguh Dwi Raharjo, mengatakan bahwa TMMD Ke 118 di Desa Banyubiru Tahun Anggaran 2023 berlangsung selama 30 hari, yaitu dalam rangka membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah serbuan teritorial demi terwujudnya rak juang yang tangguh dan memelihara serta meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

”Pelaksanaan TMMD ke 118 dari tanggal 20 September sampai dengan 19 Oktober 2023 tempat Desa Banyubiru Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana telah selesai 100% dengan melibatkan personil SSK 150 orang terdiri dari TNI AD TNI AL dan TNI AU unsur pendukung dari masyarakat di lokasi objek TMMD bantuan sukarela organisasi atau golongan, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, hasil yang dicapai pekerjaan TMMD dapat diselesaikan dengan 100 persen dengan kegiatan terdiri dari sasaran fisik rabat beton di Desa Banyubiru dengan panjang 1400 meter dan lebar 2,60 meter dan tinggi 15 centimeter. Dinding penahan tanah dengan panjang 80 meter dan tinggi 1,5 meter, Deuker dengan panjang 7 meter dan tinggi 60 centimeter.

Selain itu, ada juga sasaran non fisik berupa wawasan kebangsaan, pengetahuan di bidang pertanian dan perkebunan, sosialisasi narkoba pengetahuan pencegahan dan terorisme, penyuluhan KB dan kesehatan, pengetahuan hukum dan lalu lintas, pengetahuan di bidang lingkungan hidup, pengetahuan di bidang peternakan, percepatan penurunan stunting, Posyandu dan posbindu, pembagian buku agama Hindu dari Kementerian Agama.

“Partisipasi masyarakat cukup tinggi, sangat mendukung terhadap keberhasilan” terangnya.

Sementara itu, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Agus M. Latief dalam sambutannya menghaturkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat taufik serta hidayah-nya kita diberi kesehatan sehingga dapat menghadiri penutupan TMMD Ke 118 Tahun Anggaran 2023.

Baca Juga :  Gencarkan Pelestarian Adat, Seni dan Budaya, Bupati Sanjaya Buka Parade Ogoh-Ogoh Se-Desa Adat Kota Tabanan

“Sebagaimana kita ketahui bersama Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Kementerian, lembaga pemerintah non kementerian pemerintah daerah dan komponen bangsa lainnya, ” ujarnya.

Lebih lanjut, sasaran program TMMD adalah daerah pedesaan yang tergolong sebagai daerah miskin atau tertinggal, terpencil atau terisolir perbatasan pulau kecil terluar dan daerah kumuh perkotaan serta daerah yang terkena bencana.

“Program TMMD ini dilaksanakan sebagai upaya memberdayakan masyarakat dan desa dengan membangun atau merehabilitasi sarana prasarana wilayah serta fasilitas umum yang secara langsung dapat menyentuh kepentingan masyarakat setempat itu juga untuk membantu pemerintah memberdayakan wilayah serta meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah untuk kepentingan pertahanan negara ketahanan wilayah guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa” Ungkap Danrem

Kemudian, ia menjelaskan bahwa kegiatan TMMD di wilayah Kodam lX / Udayana dengan melibatkan 4 Satgas serta komponen masyarakat di wilayah Bali Nusa Tenggara selama 30 hari atau 1 bulan penuh, mulai tanggal 20 September sampai dengan 19 Oktober 2023. 4 Kodim jajaran Kodam lX/ Udayana yaitu Kodim 1605 Belu, Kodim 1629 Sumba Barat Daya, Kodim 1605/Bima dan Kodim 1617/Jembrana, peran TMMD diharapkan dapat menggelorakan gotong royong dan sebagai momentum untuk berpartisipasi dalam membantu program pemerintah

TMMD ke 118 Tahun Anggaran 2023 di wilayah Kodam IX Udayana diantaranya melalui pembangunan infrastruktur baik fasilitas umum maupun sosial. Pembangunan jalan pipanisasi air bersih hubungan air pembuatan MCK beribadah dan posyandu sasaran non fisik berupa penyuluhan atau sosialisasi tentang bela negara wawasan kebangsaan stunting dan pelayanan kesehatan hukum radikalisme, Kamtibmas narkoba serta materi lainnya dapat dikerjakan dengan baik dan tercapai 100 persen.

“Selaku Pangdam lX/ Udayana dan pengendali kegiatan operasional TMMD mengucapkan terima kasih atas terlaksananya TMMD ke 118 Tahun Anggaran 2023 dengan aman dan lancar kepada pemerintah daerah atas alokasi anggaran yang disiapkan menjadi hal penting serta bermanfaat untuk membiayai semua sasaran dalam program TMMD kali ini kesempatan ini saya juga menyampaikan permohonan maaf,” tandasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI