Monday, June 1, 2026
Monday, June 1, 2026

Uang Kepeng Bernilai Rp 25 Juta Hilang Digondol Maling di Pura Desa Kaba-kaba

TABANAN, MediaBaliNews – Kepolisian Sektor Kediri menyoroti kelalaian fatal dalam pengamanan Pura Desa Kaba-kaba di wilayah Kabupaten Tabanan. Insiden pencurian ini menyebabkan raibnya ribuan keping koin kuno peninggalan bersejarah yang penting. Pelaku dengan mudah mengakses koin bernilai tinggi karena rusaknya kunci pada kotak penyimpanan.

“Kami sudah menerima laporan resmi dari pengempon pura dan segera melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Kediri Kompol I Nyoman Sukanada di Tabanan, Selasa (9/12).

Penyidik mencatat, kotak penyimpanan pusaka pura tidak terkunci, memuluskan aksi kriminal pencurian ini. Seorang pengempon pura, I Made Gunastra, menemukan kehilangan saat hendak menaruh wadah persembahan lain. Seluruh koin di dalam wadah suci telah diambil dalam periode waktu sepuluh hari terakhir.

“Pelaku leluasa mengambil barang-barang berharga tersebut karena lemari piasan pura ternyata dalam kondisi tidak terkunci,” kata Sukanada.

Total koin kuno yang hilang mencapai jumlah 1.840 keping peninggalan penting sejarah dan budaya Bali. Koin-koin ini sebelumnya tersimpan di dalam 8 wadah ceniga dan 16 wadah anak ceniga adat. Selain itu, empat tamiang dan 16 gerentengan yang memuat koin juga dijarah dari pura.

“Barang yang hilang berupa 8 ceniga, 16 anak ceniga, 4 tamiang, dan 16 gerentengan yang seluruhnya berisi uang kepeng,” jelasnya merinci.

Polsek Kediri langsung membentuk tim khusus penyelidikan bekerja sama intensif dengan Polres Tabanan. Dua orang saksi kunci sudah diintrogasi secara mendalam oleh penyidik kepolisian pada hari ditemukannya pencurian. Petugas forensik kini mencari jejak sidik jari yang mungkin ditinggalkan oleh pelaku kriminal tersebut di lokasi.

“Kami melakukan introgasi mendalam terhadap dua orang saksi, serta berkoordinasi intensif dengan tim identifikasi Polres Tabanan,” tambahnya.

Baca Juga :  Buruh Proyek Gasak Motor dan Uang Rekan Kerja, Diciduk di Jember

Pusaka koin yang dicuri ini memiliki nilai intrinsik ritual yang sangat tinggi bagi komunitas agama Hindu Bali. Kerugian spiritual yang dialami pengempon pura tidak dapat diukur hanya dengan nilai materiil semata. Meskipun demikian, taksiran kerugian material mencapai angka minimal Rp 25 juta rupiah.

“Kami memahami betul kerugian spiritual dan adat yang jauh lebih besar daripada taksiran nilai Rupiah yang dicatat,” ungkapnya.

Sukanada menekankan pentingnya pengelola pura untuk memperbaiki segera sistem keamanan yang kini terlihat rapuh. Kasus ini menjadi alarm serius bagi seluruh pengempon pura lain di Bali agar meningkatkan kewaspadaan mandiri. Pihak kepolisian mendorong perbaikan cepat kotak penyimpanan piasan pura yang kunci pintunya rusak.

“Kami menghimbau kepada seluruh pengempon pura agar segera memperbaiki sistem keamanan dan selalu mengunci lemari penyimpanan benda suci,” bebernya.

Polsek Kediri memastikan seluruh perkembangan kasus akan dilaporkan secara berkala kepada pimpinan kepolisian wilayah. Mereka berkomitmen penuh menangani kasus ini demi melindungi warisan budaya penting masyarakat Pulau Dewata. Patroli intensif akan ditingkatkan pada kawasan pura-pura yang memiliki potensi kerentanan pencurian tinggi.

“Seluruh jajaran kepolisian di Tabanan akan meningkatkan patroli intensif guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI