JEMBRANA, MediaBaliNews – Dalam proses pencarian korban tragedi KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, tim gabungan kembali mengevakuasi satu jenazah diduga korban insiden kapal tenggelam di pesisir Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis (3/6/2025).
Menurut informasi, tambahan satu korban meninggal dunia yang dievakuasi tersebut berjenis kelamin perempuan. Dengan tambahan tersebut, total sudah ada 5 orang jenazah yang dievakuasi ke Ruang Jenazah RSU Negara saat ini.
“Saat ini ada tambahan satu jenazah lagi. Informasinya perempuan,” ungkap Kabid Pelayanan Medik dan Kendali Mutu RSU Negara, dr Gusti Ngurah Putu Adnyana saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, kata dr Ngurah, saat ini sedang dilakukan identifikasi terhadap jenazah tersebut. Dengan tambahan tersebut saat ini terdapat total 5 jenazah yang sudah dievakuasi ke RSU Negara. A
“Saat ini masih identifikasi,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali, sejumlah korban sementara dievakuasi ke RSU Negara, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Kamis (3/6/2026).
Menurut informasi, KMP Tunu Pratama Jaya mengirimkan sinyal darurat pada pukul 23.20 Wib, hanya sekitar 24 menit setelah meninggalkan dermaga Pelabuhan Ketapang pukul 22.56 Wib. Selang 15 menit, tepat pukul 23.35 Wib, kapal terpantau tenggelam oleh petugas jaga Syahbandar.
Laporan awal dari Dermaga LCM Gilimanuk menyebutkan kapal mengalami kebocoran di ruang mesin, disusul dengan blackout total pukul 00.19 Wita. Tak lama berselang, kapal dilaporkan terbalik dan hanyut ke arah selatan. Titik koordinat terakhir kapal berada di posisi -08°09.371′, 114°25.1569′.
Tim SAR gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta tenaga medis dikerahkan sejak dini hari pukul 00.18 Wib, untuk melakukan evakuasi. Rigid Inflatable Boat (RIB) dan kapal-kapal penolong dikerahkan ke titik koordinat terakhir. (gsn/mbn)






















